Mufasyahnews.com, Makassar – Klub milik Grup Djarum, Como 1907, memastikan diri tampil di Liga Champions musim depan setelah finis di posisi keempat Serie A 2026. Kepastian itu diraih usai Como menang telak 4-1 pada laga terakhir musim, Minggu (24/5) malam. Hasil tersebut sekaligus menjadi sejarah baru bagi klub asal Lombardia itu karena untuk pertama kalinya lolos ke kompetisi elite Eropa.
Keberhasilan Como finis di empat besar juga memastikan AC Milan gagal tampil di Liga Champions musim depan.
Como merupakan klub sepak bola Italia yang berdiri pada 1907 dan bermarkas di Kota Como, Lombardia. Klub ini pertama kali tampil di Serie A pada 1949, namun belum pernah mencatatkan prestasi besar di kompetisi domestik maupun Eropa.
Como terakhir bermain di Serie A pada 2003 saat diperkuat pemain senior Benito Carbone. Namun, mereka terdegradasi ke Serie B. Kondisi klub terus memburuk hingga musim 2004-2005 ketika Como terlempar ke Serie C2 dan akhirnya keluar dari kompetisi profesional Italia akibat kebangkrutan. Klub itu kemudian harus memulai kembali perjalanan dari divisi amatir.
Kebangkitan Como dimulai setelah Grup Djarum melalui anak usahanya, SENT Entertainment, mengakuisisi klub tersebut pada 2019 dengan nilai investasi sekitar Rp10 miliar. Saat diambil alih, Como masih bermain di Serie D atau kasta keempat Liga Italia.
Sejak proses akuisisi hingga 2022, Grup Djarum mengucurkan investasi sekitar 12 juta euro untuk membenahi klub. Perbaikan itu mulai menunjukkan hasil ketika Como mampu bersaing di Serie B dan menempati papan tengah klasemen pada 2022.
Performa Como semakin berkembang di bawah arahan Cesc Fàbregas. Pada 2024, mantan gelandang Arsenal dan Barcelona itu membantu Como promosi ke Serie A saat masih menjabat asisten pelatih. Setelah dipercaya menjadi pelatih kepala, Fabregas sukses membawa Como menembus papan atas Serie A hingga akhirnya lolos ke Liga Champions.
Di tangan Fabregas, Como tampil dengan gaya bermain modern yang mengutamakan penguasaan bola dan serangan agresif. Strategi tersebut membuat Como beberapa kali mampu menaklukkan klub-klub besar Italia sepanjang musim ini.
“Itu dilakukan bersama para pemain muda. Ini adalah mahakarya seluruh tim,” ujar Fabregas usai memastikan tiket Liga Champions.











