Dosen UMI Gelar PKM Budi Daya Ayam Kampung Berbasis Pakan Lokal Menuju Pesantren Mandiri

- Admin

Jumat, 19 September 2025 - 12:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Bone – Pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan untuk mencetak ulama dan ustaz, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan umat. Hal ini dimanfaatkan oleh dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan menjadikan pesantren sebagai mitra penggerak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan PKM yang berlangsung sejak Juli hingga Desember 2025 ini menggandeng Pondok Pesantren Al-Manar di Desa Sanrego, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, sebagai salah satu lokasi percontohan. Meski tergolong baru, pesantren ini telah menunjukkan jati diri di tengah masyarakat melalui pendidikan dan dakwah berbasis kewirausahaan, salah satunya lewat budi daya ayam kampung dengan pemanfaatan pakan lokal.

Selain praktik beternak, para santri juga dibekali keterampilan penjualan dan pemasaran melalui platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Pendekatan ini diharapkan mampu membuka peluang usaha yang lebih modern dan meningkatkan kesejahteraan pesantren serta masyarakat sekitar.

“Pendidikan Al-Qur’an saja tidak cukup untuk membangun generasi Qur’ani. Santri juga perlu dibekali keterampilan lain, seperti kewirausahaan melalui budi daya ayam kampung,” ujar Dr. Agus Salim Beddu Malla, ketua tim pelaksana PKM.

Program ini juga memaksimalkan potensi daerah, khususnya limbah pertanian seperti bonggol jagung, untuk diolah menjadi pakan bernilai ekonomis. Dengan begitu, pesantren dapat mengurangi biaya produksi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.

Pelaksanaan PKM ini didukung oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat UMI dan didanai melalui hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Agus Salim menambahkan, pihaknya berharap program budi daya ayam kampung berbasis pakan lokal dapat berjalan berkelanjutan, menambah keterampilan santri, serta menyuplai perekonomian warga sekitar pesantren.

Antusiasme warga pesantren dan masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Mereka merespons positif dan berharap kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan agar pesantren benar-benar mandiri secara ekonomi dan melahirkan santri yang siap membuka lapangan kerja setelah tamat.

Berita Terkait

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Paparkan Enam Program Kerja Pertanian dan Teknologi Tepat Guna di Banyorang 1
IKA FKM UMI Mengecam Keras Penunjukan Safruddin sebagai Wakil Dekan III
Di Polipangkep, Rijal Djamal Ingatkan Mahasiswa Pentingnya Skill dan Adaptasi
UTBK SNBT 2026 di Unhas Dijaga Ketat dengan Pengawasan Berlapis
UNM Catat Kenaikan Peserta UTBK, Ribuan Peserta Berebut Kursi di Prodi Favorit
Rektor Unhas: Sindikat Kecurangan Masih Mengintai UTBK Unhas 2026
Ketua Umum ASPIKOM Pusat Dorong Partisipasi Prodi dalam KLB di Padang
Alumni Bahas Persiapan Silatnas dan Munas FSIKP UMI

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:03 WITA

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Paparkan Enam Program Kerja Pertanian dan Teknologi Tepat Guna di Banyorang 1

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:15 WITA

IKA FKM UMI Mengecam Keras Penunjukan Safruddin sebagai Wakil Dekan III

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:03 WITA

Di Polipangkep, Rijal Djamal Ingatkan Mahasiswa Pentingnya Skill dan Adaptasi

Rabu, 22 April 2026 - 12:39 WITA

UTBK SNBT 2026 di Unhas Dijaga Ketat dengan Pengawasan Berlapis

Rabu, 22 April 2026 - 12:27 WITA

UNM Catat Kenaikan Peserta UTBK, Ribuan Peserta Berebut Kursi di Prodi Favorit

Rabu, 22 April 2026 - 12:19 WITA

Rektor Unhas: Sindikat Kecurangan Masih Mengintai UTBK Unhas 2026

Kamis, 16 April 2026 - 08:46 WITA

Ketua Umum ASPIKOM Pusat Dorong Partisipasi Prodi dalam KLB di Padang

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:02 WITA

Alumni Bahas Persiapan Silatnas dan Munas FSIKP UMI

Berita Terbaru