DPRD Makassar Soroti Ketidakjelasan Program Seragam Gratis Jelang Tahun Ajaran Baru

- Admin

Selasa, 8 Juli 2025 - 15:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, menyoroti belum adanya kejelasan terkait pembagian seragam gratis untuk siswa baru tingkat SD dan SMP di Makassar. Padahal, tahun ajaran baru akan dimulai pada 14 Juli 2025, dan masyarakat mulai sibuk mempersiapkan perlengkapan sekolah anak-anak mereka.

Ari mengungkapkan, banyak orang tua yang menyampaikan pertanyaan soal kapan seragam gratis akan dibagikan. Namun, sampai saat ini pihak DPRD belum mendapat informasi resmi dari Dinas Pendidikan.

“Sudah banyak yang bertanya kapan seragam gratis ini dibagikan. Sampai sekarang kami di dewan belum menerima laporan apapun dari Dinas Pendidikan soal itu,” ujar Ari, Selasa (8/7/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa program tersebut tidak pernah dibahas bersama DPRD dalam sidang anggaran. Karena itu, DPRD belum mengetahui secara pasti dari mana asal anggaran untuk pembagian seragam tersebut.

“Jadi kami belum bisa menjawab keluhan masyarakat,” katanya.

Ari juga mengingatkan agar jangan sampai ada pihak sekolah yang memanfaatkan situasi ini. Ia mewanti-wanti potensi penyalahgunaan, seperti seragam yang seharusnya dibagikan secara gratis malah diperjualbelikan kepada orang tua siswa.

“Ini rawan dimanfaatkan. Maka kami minta Dinas Pendidikan segera beri kejelasan karena sekolah sebentar lagi sudah mulai,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Komisi D berencana melakukan monitoring dan evaluasi (monev) dalam waktu dekat. Dalam kegiatan tersebut, DPRD akan meminta penjelasan lengkap dari Dinas Pendidikan Kota Makassar mengenai perkembangan program seragam gratis itu.

Berita Terkait

Soroti Pernyataan Menko Pangan, Abdul Faisal Minta Pemerintah Hormati Kewenangan Daerah
Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Paparkan Enam Program Kerja Pertanian dan Teknologi Tepat Guna di Banyorang 1
IKA FKM UMI Mengecam Keras Penunjukan Safruddin sebagai Wakil Dekan III
Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Gelombang 116 Sampaikan Program Kerja dalam Seminar Awal di Desa Bola Bulu
5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Sidang Praperadilan Bahtiar Baharuddin Masuki Babak Akhir, Putusan Dibacakan Hari Ini
Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
Video Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah Beredar, Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Soroti Pernyataan Menko Pangan, Abdul Faisal Minta Pemerintah Hormati Kewenangan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:03 WITA

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Paparkan Enam Program Kerja Pertanian dan Teknologi Tepat Guna di Banyorang 1

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:15 WITA

IKA FKM UMI Mengecam Keras Penunjukan Safruddin sebagai Wakil Dekan III

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:23 WITA

Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Gelombang 116 Sampaikan Program Kerja dalam Seminar Awal di Desa Bola Bulu

Senin, 29 Juni 2026 - 16:55 WITA

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total

Senin, 29 Juni 2026 - 16:42 WITA

Sidang Praperadilan Bahtiar Baharuddin Masuki Babak Akhir, Putusan Dibacakan Hari Ini

Senin, 29 Juni 2026 - 16:38 WITA

Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:45 WITA

Video Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah Beredar, Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah

Berita Terbaru