Mufasyahnews.com, Makassar — Hari keempat sekaligus hari terakhir pelaksanaan Diklat Koding dan Kecerdasan Artificial (KKA) bagi guru SMP se-Kota Makassar berlangsung penuh antusiasme. Pelatihan yang dimulai sejak 31 Juli ini secara resmi ditutup di kampus STMIK KHARISMA Makassar dengan nuansa reflektif dan semangat perubahan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) KHARISMA atas mandat dari Kementerian Pendidikan, bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen).3/8/2025.
Fokus utama pada hari terakhir adalah penyusunan rencana aksi penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) di lingkungan sekolah masing-masing. Para peserta mempresentasikan ide-ide kreatif untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih adaptif, efektif, dan kontekstual berbasis teknologi.
Dr. Ir. Hj. Nurhayati, S.Si., M.T., IPM, Ketua KHARISMA College, menyampaikan rasa syukur atas lancarnya pelaksanaan kegiatan dan berharap pelatihan ini bisa menjadi titik awal transformasi pendidikan di sekolah masing-masing.
“Kami tidak hanya menyediakan ruang belajar, tapi juga ruang tumbuh. Melalui kegiatan ini, para guru telah menunjukkan bahwa mereka siap menjadi bagian dari perubahan pendidikan Indonesia ke arah yang lebih modern dan transformatif. Kami siap terus mendampingi langkah-langkah mereka ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Arfan Yunus, selaku Ketua Panitia, menyampaikan bahwa kolaborasi dan antusiasme peserta menjadi kekuatan utama keberhasilan pelatihan ini.
“Dalam empat hari ini, peserta tidak hanya belajar materi teknis, tapi juga membangun jejaring dan kesadaran kolektif tentang pentingnya teknologi dalam pendidikan. Terima kasih kepada seluruh tim, fasilitator, dan peserta atas komitmen luar biasanya,” tuturnya.
Diklat ini menghadirkan fasilitator profesional seperti Dr. Muhammad Yassir, S.T., M.T., Abd. Munir S, S.Kom., M.T., Moh. Sofyan S. Thayf, S.T., M.Cs., dan Muhlis, S.Pd., M.Pd. yang membimbing peserta secara intensif baik dari aspek teori maupun praktik.
Salah satu peserta, Nurul Hidayah, S.Pd., guru SMP Negeri 4 Makassar, turut membagikan kesannya selama mengikuti pelatihan:
“Diklat ini membuka wawasan saya tentang potensi AI dalam pendidikan. Saya merasa lebih percaya diri untuk mencoba hal-hal baru di kelas, terutama dalam menyusun media pembelajaran berbasis teknologi. Semoga pelatihan seperti ini bisa rutin diadakan,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama,sertifikat dan pesan motivasi dari para fasilitator. Meski kegiatan telah usai, semangat para peserta untuk terus belajar dan berinovasi diyakini akan terus menyala. LPD KHARISMA menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam membangun kapasitas.
Sumber Berita : KHARISMA COLLEGE












