Kisah Anggi Mendampingi Ibu Lansia Berhaji, Berat di Bayangan Mudah dalam Kenyataan

- Admin

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Menjalani ibadah haji bersama orang tua lanjut usia tentu memiliki tantangan tersendiri. Jarak tempuh yang jauh, cuaca panas, hingga padatnya rangkaian ibadah kerap menjadi hambatan bagi jamaah yang mendampingi lansia.

Namun, pengalaman berbeda dirasakan Anggi Hardiyanti, jamaah haji asal Jakarta. Selama mendampingi ibunya, Sudarti Arjo Sudarmo, yang menggunakan kursi roda, Anggi mengaku mendapat banyak kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini.

Saat ditemui di paviliun Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Jumat (5/6/2026), Anggi menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai layanan yang diterima jamaah selama musim haji.

“Alhamdulillah semuanya bagus. Makanan cukup, tempat mandi bagus, air juga tersedia. Untuk toilet juga lebih mudah karena banyak toilet duduk, sehingga sangat membantu ibu saya yang menggunakan kursi roda,” ujarnya.

Menurut Anggi, fasilitas yang tersedia di Arafah, Muzdalifah, Mina, hingga Madinah mampu memenuhi kebutuhan dasar jamaah dengan baik. Kondisi tersebut dinilainya sangat membantu kelancaran pelaksanaan ibadah, terutama bagi jamaah lansia dan penyandang disabilitas.

Meski demikian, Anggi masih menjumpai sejumlah jamaah lanjut usia yang beribadah tanpa pendamping. Ia menilai kondisi itu membuat sebagian lansia mengalami kesulitan saat berpindah lokasi maupun menjalankan rangkaian ibadah.

“Saya masih melihat ada lansia yang tidak memiliki pendamping. Mereka cukup kesulitan beribadah, sementara petugas tentu memiliki keterbatasan karena harus melayani banyak jamaah,” katanya.

Bagi Anggi, pengalaman paling berkesan selama berhaji adalah ketika harus mendorong kursi roda sang ibu dalam berbagai aktivitas ibadah, mulai dari tawaf, perjalanan menuju Masjidil Haram, hingga pelaksanaan lontar jumrah.

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, ia sempat membayangkan beratnya tugas tersebut. Namun, kenyataan yang dirasakannya justru berbeda. Ia mengaku memperoleh kekuatan dan kemudahan selama mendampingi ibunya.

“Secara logika, dengan kondisi badan saya yang cukup besar, harus berjalan jauh sambil mendorong kursi roda tentu sangat melelahkan. Tapi Alhamdulillah Allah memberikan kemudahan. Semua terasa ringan,” tuturnya.

Anggi mengatakan berbagai doa yang dipanjatkannya selama berada di Tanah Suci seakan mendapat jawaban. Ia merasa diberi kemampuan untuk mendampingi ibunya hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai dijalankan.

Momen yang paling membekas baginya terjadi saat wukuf di Arafah. Di tempat yang diyakini sebagai lokasi mustajab untuk berdoa, Anggi memanjatkan harapan agar keluarganya kelak memperoleh kesempatan yang sama untuk menunaikan ibadah ke Baitullah.

“Doa saya di Arafah sederhana. Saya berharap anak, cucu, dan keluarga besar saya diberi kesempatan setiap tahun untuk diundang ke Baitullah, baik untuk berhaji maupun umrah,” ujarnya.

Berita Terkait

Sambung Tangan Dorong Keberlanjutan Pendidikan Anak-Anak Kampung Bara-Barayya, Kabupaten Maros
DPRD Makassar Sampaikan Duka Cita atas Insiden Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500
Komisi C DPRD Makassar Desak Pemkot Perkuat Penanganan Banjir Secara Terpadu
Munafri Arifuddin Bersama Pimpinan DPRD Makassar Hadiri Outlook Ekonomi Peduli Indonesia Award
PT. GOWA MAKASSAR TAURISM DEVELOPMENT Tbk (GMTD) Tak Hadir, Komisi C DPRD Tunda RDP Klarifikasi Perizinan
Pimpinan DPRD Makassar Gelar Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Kantor DPRD
DPRD Makassar Sampaikan Duka Cita atas Insiden Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500
DPRD Kota Makassar Sambut Hangat Kunjungan Kerja DPRD Sulawesi Barat, Perkuat Sinergi Kelembagaan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:27 WITA

Sambung Tangan Dorong Keberlanjutan Pendidikan Anak-Anak Kampung Bara-Barayya, Kabupaten Maros

Rabu, 30 September 2026 - 21:12 WITA

DPRD Makassar Sampaikan Duka Cita atas Insiden Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500

Rabu, 30 September 2026 - 21:06 WITA

Komisi C DPRD Makassar Desak Pemkot Perkuat Penanganan Banjir Secara Terpadu

Rabu, 30 September 2026 - 18:33 WITA

Munafri Arifuddin Bersama Pimpinan DPRD Makassar Hadiri Outlook Ekonomi Peduli Indonesia Award

Rabu, 30 September 2026 - 18:31 WITA

PT. GOWA MAKASSAR TAURISM DEVELOPMENT Tbk (GMTD) Tak Hadir, Komisi C DPRD Tunda RDP Klarifikasi Perizinan

Rabu, 30 September 2026 - 17:39 WITA

DPRD Makassar Sampaikan Duka Cita atas Insiden Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500

Rabu, 30 September 2026 - 17:34 WITA

DPRD Kota Makassar Sambut Hangat Kunjungan Kerja DPRD Sulawesi Barat, Perkuat Sinergi Kelembagaan

Rabu, 30 September 2026 - 17:31 WITA

Komisi C DPRD Makassar Desak Pemkot Perkuat Penanganan Banjir Secara Terpadu

Berita Terbaru