Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah

- Admin

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar — Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan Ketiga Tahun Anggaran 2026 yang digelar bersama Kecamatan Mamajang Kota Makassar berlangsung di Hotel Almadera, Minggu (7/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog antara pemerintah dan masyarakat dalam membahas berbagai program pembangunan daerah, khususnya penguatan ketahanan pangan melalui program urban farming.

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kota Makassar, H. Irwan Hasan, S.E., M.H., menegaskan bahwa kegiatan pengawasan tidak hanya bersifat formalitas, tetapi harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan masukan terkait pelaksanaan program pemerintah.

Menurut Irwan Hasan, urban farming merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kota Makassar yang perlu mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat. Program ini dinilai mampu menjadi solusi atas keterbatasan lahan di wilayah perkotaan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Forum ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, khususnya terkait program urban farming yang saat ini menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Makassar,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa konsep urban farming merupakan pengembangan dari program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang sebelumnya dikenal melalui lorong wisata. Kini, program tersebut diperluas mencakup sektor pertanian, perikanan, hingga peternakan skala rumah tangga dan komunitas.

Irwan Hasan juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, baik terkait kebutuhan sarana, prasarana, maupun pendampingan, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Sementara itu, Andi Muhammad Adri, A.Md.Tra., S.H., A.kp. Sekertaris Kecamatan Mamajang menjelaskan bahwa urban farming hadir sebagai solusi atas semakin terbatasnya lahan pertanian di kawasan perkotaan. Program ini juga diharapkan mampu menjawab tantangan meningkatnya kebutuhan pangan akibat pertumbuhan penduduk dan alih fungsi lahan.

Andi Muhammad Adri menyebut wilayah kecamatan Mamajang masih memiliki potensi pertanian yang cukup besar untuk dikembangkan. Namun demikian, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah tempat atau wadah karna terletak ditengah perkotaan atau padat penduduk.

Dalam kesempatan yang sama, narasumber kegiatan, Muhammad Alwi, S.I.Kom., menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan, kesehatan, layanan informasi, serta pemberdayaan kepemudaan sebagai bagian dari upaya mendukung keberhasilan program pembangunan daerah.

Menurut Alwi, masyarakat Kota Makassar berhak mendapatkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Setiap masyarakat memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Alwi menambahkan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat tidak dapat dipisahkan dari kualitas pendidikan yang diterima masyarakat sejak dini.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya akan menentukan masa depan daerah. Karena itu, pemerintah harus memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun wilayah tempat tinggalnya,” katanya.

Ia juga menilai bahwa pemerataan kualitas pendidikan perlu menjadi perhatian serius melalui peningkatan sarana dan prasarana sekolah, penguatan kompetensi tenaga pendidik, serta pengembangan literasi dan keterampilan digital bagi generasi muda.

“Di era perkembangan teknologi saat ini, pendidikan tidak hanya mengajarkan kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, meningkatkan literasi digital, dan menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perubahan zaman,” lanjutnya.

Selain itu, Alwi mendorong kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, sektor swasta, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berdaya saing.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah atau pemerintah semata. Semua pihak harus terlibat untuk memastikan anak-anak Makassar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tegasnya.

Ia juga berharap program pemberdayaan kepemudaan dapat terus diperkuat melalui pelatihan keterampilan, pengembangan kewirausahaan, serta pendampingan karier agar generasi muda mampu menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus menciptakan peluang usaha secara mandiri.

“Kita tidak hanya ingin melahirkan generasi pencari kerja, tetapi juga generasi pencipta lapangan kerja yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerahnya,” tutup Alwi.

Kegiatan ditutup dengan penegasan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi berkelanjutan untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi mendukung pembangunan Kota Makassar yang berkelanjutan.

Berita Terkait

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Sidang Praperadilan Bahtiar Baharuddin Masuki Babak Akhir, Putusan Dibacakan Hari Ini
Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
Video Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah Beredar, Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
Semarak Piala Dunia 2026, Kepala TVRI Sulsel Hadiri Nobar Guna Perkuat Silaturahmi Antarinstansi
Wakil Ketua II DPRD Makassar Anwar Faruq Hadiri Car Free Day “Polri untuk Masyarakat” Peringati HUT Bhayangkara ke-80
Wali Kota Makassar Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Ajak Perkuat Sinergi dengan Polri
Sekretaris DPRD Makassar Andi Rahmat Mappatoba dan Staf Turut Dukung Kerja Bakti Penjaringan Lomba Kelurahan Berprestasi 2026 Bersama Wakil Wali Kota

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:55 WITA

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total

Senin, 29 Juni 2026 - 16:38 WITA

Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:45 WITA

Video Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah Beredar, Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:42 WITA

Semarak Piala Dunia 2026, Kepala TVRI Sulsel Hadiri Nobar Guna Perkuat Silaturahmi Antarinstansi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:27 WITA

Wakil Ketua II DPRD Makassar Anwar Faruq Hadiri Car Free Day “Polri untuk Masyarakat” Peringati HUT Bhayangkara ke-80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:06 WITA

Wali Kota Makassar Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Ajak Perkuat Sinergi dengan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:24 WITA

Sekretaris DPRD Makassar Andi Rahmat Mappatoba dan Staf Turut Dukung Kerja Bakti Penjaringan Lomba Kelurahan Berprestasi 2026 Bersama Wakil Wali Kota

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:21 WITA

Dengarkan Keluhan Warga, Komisi C DPRD Makassar Gelar RDP Bahas Persoalan Lingkungan

Berita Terbaru

Sport & Esport

Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026

Senin, 29 Jun 2026 - 16:50 WITA