Petani Pinrang Pesta Panen Padi di Musim Kemarau, Pj Gubernur Optimistis Surplus 2 Juta Ton Beras Tercapai

- Admin

Kamis, 2 November 2023 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Pinrang untuk pesta panen padi

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Pinrang untuk pesta panen padi

Mufasyahnews.com, Pinrang – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Pinrang untuk pesta panen padi di Desa Pananrang, Kecamatan Mattiro Bulu, Kamis (02/11/2023). Bahtiar melakukan panen dengan memotong padi menggunakan combine harvester.

Hadir Penjabat Sekprov Sulsel, Bupati Pinrang, Forkopimda Pinrang, penyuluh pertanian, pengendali hama dan petani serta masyarakat sekitar.

Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, berterima kasih atas kehadiran Bahtiar yang memberikan motivasi dan semangat kepada daerah Pinrang dan petaninya. Ia menilai, kedatangan Bahtiar ke Pinrang membawa berkah.

“Alhamdulillah kita hadir dalam kegiatan pesta panen padi di desa ini. Saya sebagai pimpinan daerah tentu mengapresiasi kehadiran Bapak Penjabat Gubernur Sulsel, dan kunjungan beliau diridhoi oleh Allah Subhana Wa Taala, pas beliau datang tiba-tiba hujan semalam, buat kita kedatangan beliau membawa berkah,” kata Andi Irwan Hamid.

Ia menjelaskan, Kabupaten Pinrang memiliki luas hamparan persawahan 54.000 hektar. Dimana lahan irigasi teknis 48.000 hektar, dan selebihnya tadah hujan.
Pinrang adalah daerah surplus penghasil beras. Walaupun di musim kemarau, tetap menghasilkan jumlah yang besar.

“Di wilayah selatan ini hampir 90 persen wilayah irigasi teknis. Pinrang masih dikategorikan luar biasa, ini rata-rata 7-8 ton per hektar,” jelasnya.

Ia meminta stakeholder pertanian untuk bersinergi, demikian juga dengan kelompok tani. “Saya sampaikan Insya Allah juga ini mungkin yang terakhir kali saya hadir pada periode ini, bertatap muka langsung dengan para petani. Karena masa tugas jabatan saya akan berakhir,” ucapnya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Bahtiar menyampaikan, karena El Nino hampir seluruh wilayan Indonesia tidak ada panen, bahkan 22 negara kesulitan bahan pangan.
Sedangkan target Pemerintah Indonesia untuk Sulsel sebagai lumbung pangan jagung dan padi.

Target surplus beras 2 juta ton produksi, saat ini baru 1,7 juta ton. Melihat kondisi yang ada, terdapat 54.000 hektar dengan produksi 7-8 ton selama 1 bulan terakhir, maka akan dicapai 378.000 – 432.000 ton. Sehingga optimistis surplus 2 juta ton dapat tercapai.

“Insya Allah tercapai target yang ada, dan dapat lebih. Sehingga target 2 juta ton dapat terpenuhi. Saya ucapkan terima kasih untuk semua,” kata Bahtiar.

Kelebihan Pinrang masih produksi beras di saat El-Nino dengan produksi tertinggi sedangkan daerah lain yang panen hanya 3-4 ton per hektar, karena adanya ketersediaan air dan dengan irigasi yang baik. Demikian juga dengan dedikasi petani dan penyuluh pertanian yang selalu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan.

“Bertani tidak sekedar mengelolah lahan, tetapi dia harus penuh dengan penjiwaan dan keikhlasan. Hasil 8 ton per hektar menunjukkan bahwa bertani dengan jiwa dan hati, maka hasilnya baik,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Bahtiar juga berdialog dengan petani. Mereka meminta ada pemberian benih untuk petani yang puso atau gagal bagi petani yang tidak mendapatkan air dan meminta benih pisang.

“Kalau bisa ada bantuan benih bagi petani yang puso karena tidak ada air. Kami juga minta kalau bisa ada bantuan benih pisang, karena kami di Pinrang sudah turun temurun tanam pisang,” pinta salah seorang petani.

Sedangkan mantan Kepala Desa Pananrang, Baharuddin Pasi, meminta perbaikan infrastruktur pendukung pertanian saluran air sekunder yang mengalami kerusakan.

“Hampir satu kali tanam satu tahun karena air tidak sampai ke kecamatan,” jelas Baharuddin

Menanggapi keluhan warga, Bahtiar langsung menyampaikan aspirasi ini, termasuk kepada stakeholder terkait pengelolaan air.

Berita Terkait

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Usulkan Penetapan 21 Desa Antikorupsi ke KPK
Peringanti Haul Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin yang ke 354 th FKGP-SH Lakukan Ziarah dan Doa Dikatangka
2024 Dikerjakan, Gedung Ammatoa Segera Dibangun Sebagai Pusat Seni Budaya dan Perkantoran
Kepulauan Selayar Ikut Ramaikan Festival Sulsel Menari 2024: Libatkan 1000 Penari dan Pecahkan Rekor MURI
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan Tinjau Galeri Dekranasda di Lobby Kantor Gubernur
Ajak Kolaborasi Sukseskan Program Desa Sadar Hukum, Kepala Kanwil Kemenkumham Temui Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan
Ketua DPRD Sulsel Janji Kawal Aspirasi dari HMI Cabang Makassar
Pemprov Sulsel Gelar Gerakan Pangan Murah di 24 Kabupaten Kota, Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Idul Adha

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:07 WIB

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Usulkan Penetapan 21 Desa Antikorupsi ke KPK

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:33 WIB

Peringanti Haul Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin yang ke 354 th FKGP-SH Lakukan Ziarah dan Doa Dikatangka

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:23 WIB

2024 Dikerjakan, Gedung Ammatoa Segera Dibangun Sebagai Pusat Seni Budaya dan Perkantoran

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:18 WIB

Kepulauan Selayar Ikut Ramaikan Festival Sulsel Menari 2024: Libatkan 1000 Penari dan Pecahkan Rekor MURI

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:56 WIB

Ajak Kolaborasi Sukseskan Program Desa Sadar Hukum, Kepala Kanwil Kemenkumham Temui Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan

Senin, 10 Juni 2024 - 19:59 WIB

Ketua DPRD Sulsel Janji Kawal Aspirasi dari HMI Cabang Makassar

Senin, 10 Juni 2024 - 12:52 WIB

Pemprov Sulsel Gelar Gerakan Pangan Murah di 24 Kabupaten Kota, Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Idul Adha

Minggu, 9 Juni 2024 - 07:45 WIB

Libatkan 24 Ribu Penari, Festival Sulsel Menari Resmi Dibuka Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan

Berita Terbaru