Mufasyahnews.com, Makassar – Tim Nasional (Timnas) Indonesia menghadapi sejumlah tantangan menjelang laga krusial melawan China dalam lanjutan Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Kamis (5/6/2025), akan menjadi penentu langkah skuad Garuda menuju babak berikutnya.
Pelatih kepala Patrick Kluivert kini harus menyusun ulang strategi setelah kehilangan dua pemain yang sebelumnya masuk dalam daftar 32 nama. Saat ini, skuad tersisa hanya 28 pemain yang siap tampil dalam dua laga pamungkas melawan China dan Jepang.
Gelandang Eliano Reijnders dipastikan absen karena memilih tetap berada di Belanda untuk mendampingi istrinya yang tengah hamil besar dan diperkirakan segera melahirkan. Reijnders, yang memperkuat PEC Zwolle di Eredivisie, memutuskan untuk tidak bergabung dengan tim demi kepentingan keluarga.
Selain Reijnders, Timnas juga kehilangan Sandy Walsh. Bek kanan yang bermain untuk Yokohama F. Marinos tersebut mengalami cedera saat bertanding dalam lanjutan J1 League melawan Vissel Kobe pada 21 Mei 2025. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, Sandy dipastikan harus menepi selama beberapa pekan dan tidak bisa memperkuat Indonesia dalam dua laga penting ini.
Keputusan absennya kedua pemain ini telah dikonfirmasi oleh pelatih Patrick Kluivert bersama tim medis dan federasi sepak bola. Absennya dua pemain andalan tentu menjadi kerugian bagi Indonesia, terutama mengingat peran penting keduanya dalam beberapa laga terakhir.
Meski demikian, Kluivert menyatakan tetap optimistis terhadap kesiapan skuad yang ada. Ia percaya pemain-pemain yang tersedia mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan dan tampil maksimal di lapangan.
Dukungan juga terus mengalir dari Reijnders dan Walsh. Keduanya menyampaikan semangat kepada rekan-rekannya agar tetap fokus dan berjuang demi membawa Indonesia melangkah lebih jauh dalam kualifikasi.
Laga melawan China akan menjadi ujian penting bagi Timnas Indonesia. Selain harus mengatasi tantangan internal, tim juga diharapkan mampu memanfaatkan dukungan penuh dari publik tuan rumah yang akan memadati SUGBK. Kemenangan atas China akan membuka peluang lebih besar bagi skuad Garuda untuk lolos ke fase selanjutnya.












