Mufasyahnews.com, Makassar – Madura United memastikan diri tetap tampil di kompetisi kasta tertinggi musim depan setelah meraih kemenangan penting 2-0 atas PSM Makassar pada pekan terakhir BRI Super League 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5).
Bermain di depan pendukung sendiri, Laskar Sape Kerrab langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Tekanan yang dibangun tim tuan rumah membuat lini pertahanan PSM Makassar bekerja keras menghadapi sejumlah peluang berbahaya pada 10 menit pertama.
Madura United akhirnya memecah kebuntuan menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-43. Berawal dari skema serangan cepat, tembakan Taufany gagal diamankan sempurna lini belakang PSM. Bola liar kemudian disambar Junior Brandão untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Keunggulan tersebut bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki paruh kedua pertandingan, PSM Makassar berusaha tampil lebih ofensif demi mengejar ketertinggalan. Tim tamu sempat menciptakan peluang lewat sundulan Rasyid Bakrie, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang yang dikawal Diky Indriyana.
Saat PSM mencoba bangkit, Madura United justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-54. Situasi bermula dari sepak pojok yang dieksekusi Taufany. Pedro Montero menyundul bola ke arah gawang sebelum Junior Brandão menyambar bola di depan gawang untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan itu.
Gol tersebut membuat Madura United unggul 2-0 sekaligus memperbesar peluang mereka mengamankan kemenangan.
Pada sisa pertandingan, kedua tim tetap bermain terbuka. Madura United hampir menambah gol melalui tendangan keras Jordy Wehrmann dan peluang emas Riquelme pada menit ke-83. Namun, penjaga gawang PSM, Reza Arya, mampu melakukan sejumlah penyelamatan penting.
Hingga wasit Rio Permana Putra meniup peluit panjang, skor 2-0 untuk kemenangan Madura United tetap bertahan.












