Mufasyahnews.com, Makassar – Pemerintah memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadan 2025.
Namun, terdapat sejumlah penyesuaian dalam menu dan mekanisme distribusi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat selama bulan puasa.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa selama Ramadan, menu makanan yang disajikan dalam program MBG akan berbeda dari biasanya.
Jika sebelumnya makanan segar disajikan setiap hari, kini menu yang diberikan berupa makanan yang lebih tahan lama, seperti telur, buah, dan susu.
Hal ini bertujuan agar makanan dapat dikonsumsi saat berbuka puasa bagi yang berpuasa, dan langsung dimakan bagi yang tidak berpuasa.
Selain perubahan menu, sistem distribusi MBG juga mengalami penyesuaian.
Makanan akan diberikan kepada anak-anak untuk dibawa pulang, sehingga dapat dikonsumsi saat berbuka bagi yang berpuasa.
Langkah ini juga bertujuan untuk mengedukasi anak-anak tentang disiplin dan mengurangi sampah.
Dalam uji coba di Sukabumi, anak-anak diberi makanan dalam kantong yang dibawa pulang, dan keesokan harinya kantong tersebut harus dikembalikan untuk ditukar dengan yang baru berisi makanan segar.
Program MBG, yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, telah berjalan sejak 6 Januari 2025 dan menyasar ibu menyusui serta siswa dari jenjang TK hingga SMA.
Pelaksanaan MBG selama Ramadan akan dimulai setelah libur lima hari pertama Ramadan dan berlangsung hingga menjelang Idul Fitri.
Dengan penyesuaian ini, diharapkan program MBG tetap dapat berjalan optimal selama Ramadan, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi penerima manfaat.
Beberapa contoh makanan yang akan diberikan antara lain susu, telur rebus, kurma, kue kering dengan fortifikasi gizi, serta buah-buahan.
Menu-menu ini dipilih karena memiliki daya tahan yang lebih lama dan tetap memenuhi kebutuhan gizi anak-anak selama berpuasa.
Dengan adanya penyesuaian ini, pemerintah berharap program MBG dapat terus memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak Indonesia selama bulan suci Ramadan, memastikan mereka tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup meskipun dalam kondisi berpuasa.












