Mufasyahnews.com, Makassar – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) sukses menggelar Majelis Komunikasi dengan tema “Connect, Create, Collaborate “ pada Senin, 10 Maret 2025.
Acara ini berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk penampilan drama, dzikir bersama, serta talk show inspiratif yang menghadirkan para pakar di bidang komunikasi.
Majelis Komunikasi secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas FSIKP Dr. Rusdiah, M.Hum., yang membuka acara secara virtual.
Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya komunikasi sebagai jembatan bagi kolaborasi dan penguatan nilai-nilai profetik dalam kehidupan akademik maupun profesional.
Acara ini juga dihadiri oleh pimpinan dalam lingkup fakultas, dosen, serta mahasiswa yang turut meramaikan suasana kebersamaan dalam kegiatan ini.
Salah satu sesi utama dalam acara ini adalah talk show bertajuk ” Komunikasi Profetik di Era Digital: Inspirasi Ramadan untuk Peradaban.” Sesi ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten, yaitu:
- Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D. – Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran
- Dr. Abd. Majid, S.Sos., M.Si. – Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial, Kependidikan, dan Politik (FSIKP) UMI
- Haidir Fitrah Siagian, S.Sos., M.Si., Ph.D. –Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar
Diskusi ini membahas bagaimana konsep komunikasi profetik dapat diimplementasikan dalam era digital, khususnya dalam membangun peradaban yang lebih humanis dan beretika, yang selaras dengan nilai-nilai Ramadan.
Selain sesi diskusi yang inspiratif, acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni berupa penampilan drama yang di tampilkan oleh mahasiswa.
Tidak hanya menjadi wadah intelektual, Majelis Komunikasi juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan silaturahmi antara mahasiswa, dosen, dan civitas akademika Ilmu Komunikasi.
Menjelang waktu berbuka, suasana semakin hangat dengan buka puasa bersama yang menjadi puncak kebersamaan dalam acara ini.
Dengan terselenggaranya Majelis Komunikasi, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami dan menerapkan nilai-nilai komunikasi profetik dalam kehidupan akademik, sosial, serta profesional mereka.












