Mufasyahnews.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar memulai langkah strategis dalam menata ulang infrastruktur utilitas kota melalui sistem ducting sharing. Upaya ini ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Perencanaan Ducting Sharing yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Makassar.
Sistem ducting sharing merupakan konsep berbagi jalur kabel bawah tanah untuk utilitas seperti listrik, internet, telekomunikasi, dan jaringan lainnya. Dalam rapat koordinasi tersebut, Pemkot Makassar melibatkan perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk merancang perencanaan terpadu yang efisien dan terintegrasi.
Beberapa poin penting yang dibahas mencakup teknis pelaksanaan, penentuan koridor jalur ducting, regulasi pendukung, serta sinkronisasi program dengan tata ruang kota. Diharapkan, penerapan sistem ini dapat mengurangi penggalian berulang yang merusak badan jalan serta menata ulang jaringan kabel yang selama ini semrawut di atas permukaan.
Dengan penggunaan jalur bawah tanah yang terorganisir dan digunakan bersama, sistem ini dinilai lebih efisien dan terkendali bagi para penyedia layanan. Selain meningkatkan aspek keselamatan dan kualitas layanan publik, langkah ini juga diproyeksikan akan memperindah wajah kota.
Pemerintah Kota Makassar optimistis bahwa ducting sharing menjadi pijakan awal menuju tata kelola infrastruktur kota yang lebih modern dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.












