Mufasyahnews.com, Makassar – Manchester United dikabarkan mencapai kesepakatan penuh untuk merekrut gelandang Atalanta, Ederson, pada bursa transfer musim panas 2026. Klub Premier League itu menebus pemain asal Brasil tersebut dengan nilai total Rp875 miliar atau setara 50 juta euro, termasuk bonus performa.
Langkah cepat Manchester United sekaligus mematahkan upaya Atletico Madrid yang lebih dulu mendekati Ederson. Klub asal Spanyol itu sebenarnya telah menjalin kesepakatan personal dengan sang pemain sejak beberapa pekan terakhir. Namun, Atletico gagal memenuhi harga yang diminta Atalanta.
Situasi tersebut langsung dimanfaatkan manajemen Old Trafford. Manchester United menawarkan paket gaji yang setara dengan proposal Atletico sekaligus mengajukan pembayaran awal sebesar Rp787,5 miliar ditambah bonus potensial Rp87,5 miliar. Tawaran itu akhirnya diterima Atalanta.
Kepindahan Ederson menjadi tambahan penting bagi lini tengah Manchester United. Di sisi lain, transfer ini kembali menunjukkan kemampuan Atalanta dalam mengelola bisnis klub secara efektif.
Ederson kini tercatat sebagai penjualan terbesar kelima dalam sejarah klub asal Bergamo tersebut. Nilai transfernya melampaui penjualan Alessandro Bastoni ke Inter Milan pada 2017 yang saat itu mencapai Rp712,2 miliar.
Atalanta juga meraih keuntungan besar dari transfer tersebut. Klub Serie A itu hanya mengeluarkan sekitar Rp400,7 miliar ketika merekrut Ederson dari Salernitana pada musim panas 2022. Dalam waktu kurang dari empat tahun, nilai jual sang pemain meningkat lebih dari dua kali lipat.
Keberhasilan Atalanta mempertahankan performa kompetitif sambil meraup keuntungan besar dari penjualan pemain membuat klub itu dianggap sebagai salah satu model bisnis terbaik di Italia.
Transfer Ederson sekaligus memperpanjang daftar penjualan besar Atalanta dalam beberapa tahun terakhir. Klub besutan Gian Piero Gasperini itu konsisten melepas pemain bintang dengan nilai tinggi untuk kemudian menginvestasikan dana tersebut kepada talenta muda.
Sebelum Ederson, Atalanta lebih dulu mencatat penjualan besar melalui Rasmus Hojlund ke Manchester United pada 2023 dengan nilai Rp1,39 triliun. Selain itu, Mateo Retegui dilepas ke Al-Qadsiah dengan mahar Rp1,08 triliun, sedangkan Teun Koopmeiners bergabung dengan Juventus lewat transfer senilai Rp1,02 triliun.
Cristian Romero juga menjadi salah satu penjualan paling menguntungkan Atalanta. Setelah dipermanenkan dari Juventus seharga Rp337,7 miliar, bek asal Argentina itu dijual ke Tottenham Hotspur pada 2022 dengan nilai mencapai Rp941,5 miliar.
Catatan tersebut belum termasuk transfer Ademola Lookman yang resmi bergabung dengan Atletico Madrid pada Januari 2026 dengan nilai Rp612,5 miliar.
Melalui strategi transfer yang konsisten dan sistem pencarian bakat yang efektif, Atalanta terus membuktikan diri sebagai klub yang mampu menjaga keseimbangan antara prestasi dan kesehatan finansial.












