Mufasyahnews.com, Makassar – Ribuan jamaah haji Indonesia gelombang kedua mulai tiba di Madinah setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Kedatangan mereka di Kota Nabi pada Minggu (7/6/2026) disambut hangat dengan setangkai mawar, secawan air zamzam, serta lantunan Sholawat Badar.
Kloter 18 Embarkasi Kertajati (KJT 18) menjadi rombongan pertama yang memasuki Madinah pada fase gelombang kedua. Raut bahagia tampak dari wajah para jamaah saat turun dari bus dan memasuki Hotel Grand Almadina setelah menempuh perjalanan panjang dari Makkah.
Suasana haru menyelimuti kedatangan jamaah. Salah satunya dirasakan Wayin Pramudya (46), jamaah asal Way Kanan, Lampung. Ia mengaku bersyukur karena akhirnya dapat menjejakkan kaki di Tanah Suci dan tiba di Madinah, kota yang selama ini hanya ia impikan.
“Sulit dilukiskan. Saya tidak pernah menyangka bisa sampai ke Tanah Suci. Alhamdulillah, saya sangat bersyukur,” ujar Wayin.
Setelah beristirahat sejenak, Wayin bersama sejumlah jamaah lainnya langsung bersiap menuju Masjid Nabawi. Mereka mengaku terkejut karena lokasi hotel sangat dekat dengan masjid, hanya sekitar 100 meter dari Gerbang 339.
“Kami tidak mengira ternyata sedekat ini. Rasanya ingin segera beribadah di Nabawi,” katanya.
Kedatangan jamaah juga mendapat perhatian langsung dari Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia menyambut para jamaah dan membantu mengantar jamaah lanjut usia yang menggunakan kursi roda menuju kamar mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Dahnil mengingatkan jamaah agar menjaga kesehatan setelah menjalani rangkaian ibadah yang cukup menguras tenaga selama di Armuzna.
“Kota Nabi penuh dengan ketenangan dan kenyamanan. Selamat beribadah dan tetap jaga kesehatan. Jangan memaksakan diri apabila kondisi tidak memungkinkan,” pesannya.
Selain penyambutan, petugas juga memastikan kenyamanan jamaah melalui layanan distribusi bagasi. Seluruh koper jamaah diantar langsung ke kamar sehingga mereka tidak perlu mengangkat barang bawaan dari bus.
Hingga Minggu sore, sebanyak 5.502 jamaah dan petugas dari 14 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Madinah dan menempati hotel yang tersebar di lima sektor layanan.
Sementara itu, proses pemulangan jamaah haji Indonesia ke Tanah Air terus berjalan. Kementerian Haji dan Umrah mencatat sebanyak 34.488 jamaah dan petugas telah kembali ke Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan proses pemulangan berlangsung bertahap sesuai jadwal dan hingga kini berjalan lancar.
“Proses pemulangan jamaah haji Indonesia terus berlangsung secara bertahap dan berjalan lancar,” ujarnya.
Bagi ribuan jamaah yang baru tiba di Madinah, kesempatan beribadah di Masjid Nabawi menjadi momen yang dinanti setelah menuntaskan puncak ibadah haji. Rasa syukur dan kerinduan kepada Rasulullah SAW terlihat dalam setiap langkah mereka menuju Kota Nabi.












