Mufasyahnews.com, Makassar – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama Forum Human Capital Indonesia (FHCI) secara resmi membuka Rekrutmen Bersama BUMN 2025 pada hari ini, Jumat, 7 Maret 2025. Program ini menawarkan lebih dari 2.000 lowongan kerja yang terbuka bagi lulusan SMA/SMK, D3, D4/S1, hingga S2.
Proses rekrutmen ini terdiri dari beberapa tahapan dengan jadwal sebagai berikut:
Pembuatan Akun: 7-16 Maret 2025
Pendaftaran Lowongan: 10-16 Maret 2025
Calon pelamar diwajibkan membuat akun pada situs resmi Rekrutmen Bersama BUMN 2025 di https://rekrutmenbersama2025.fhcibumn.id selama periode pembuatan akun.
Setelah itu, pelamar dapat memilih satu lowongan pekerjaan yang sesuai dan mengajukan lamaran selama periode pendaftaran.
Rekrutmen ini terbuka untuk tiga kategori pelamar:
Reguler/Umum
Disabilitas
Putra/Putri Papua
Adapun syarat umum bagi pelamar antara lain:
Warga Negara Indonesia (WNI)
Usia maksimal:
variasi tergantung jenjang pendidikan
IPK minimal: 3.00 untuk lulusan D3, D4/S1, dan S2.
Nilai rata-rata ujian sekolah minimal: 75 untuk lulusan SMA/SMK.
Informasi lebih lengkap mengenai syarat dan ketentuan dapat dilihat di situs resmi Rekrutmen Bersama BUMN 2025.
Pelamar akan mengikuti enam tahapan seleksi sebagai berikut:
Registrasi
Seleksi Administrasi
Tes Online 1: Tes Kemampuan Dasar (TKD), AKHLAK, dan Wawasan Kebangsaan.
Tes Online 2: Tes Bahasa Inggris dan Learning Agility.
Tes Kemampuan Bidang: di masing-masing BUMN (termasuk psikotes, wawancara, tes kesehatan, dll.)
Pengumuman Akhir
Catatan: Peserta lulusan SMA tidak akan mengikuti tes bahasa Inggris.
Kementerian BUMN dan FHCI mengingatkan seluruh calon pelamar untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Rekrutmen Bersama BUMN.
Informasi resmi mengenai rekrutmen ini hanya dapat diperoleh melalui situs resmi FHCI di https://rekrutmenbersama2025.fhcibumn.id dan akun Instagram resmi Kementerian BUMN (@kementerianbumn) serta FHCI (@fhci.bumn).
Dengan dibukanya Rekrutmen Bersama BUMN 2025, diharapkan talenta terbaik Indonesia dapat bergabung dan berkontribusi dalam membangun negeri melalui perusahaan-perusahaan milik negara.












