BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini

- Admin

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta – Sejumlah kelompok mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di sejumlah titik di Jakarta pada Senin (15/6/2026). Meski demikian, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) memastikan belum bergabung dalam aksi yang berlangsung hari ini karena masih melakukan evaluasi internal pasca-demonstrasi yang digelar pekan lalu.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, mengatakan organisasinya untuk sementara belum mengerahkan massa ke lapangan. Menurutnya, BEM UI saat ini masih fokus melakukan evaluasi sekaligus menyusun kembali langkah gerakan ke depan.

“Kita belum ikut dulu untuk demo hari ini,” ujar Yatalathof saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah pihaknya melakukan peninjauan terhadap aksi yang sebelumnya dilaksanakan pada Jumat lalu. Meski tidak ikut turun langsung, BEM UI menyatakan tetap memberikan dukungan moral terhadap gerakan mahasiswa yang berlangsung hari ini.

“Kita belum turun karena masih dalam tahap evaluasi dan membangun kembali gerakan. Perihal ada aksi yang dilaksanakan, dari BEM UI mendukung semua gerakan moral untuk protes dikarenakan kondisi Indonesia saat ini yang menuju bangkrut,” katanya.

Aksi demonstrasi yang berlangsung hari ini melibatkan sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai kampus. Mereka menyampaikan aspirasi terkait berbagai persoalan nasional yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.

Sementara itu, untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama aksi berlangsung, Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel gabungan. Total sebanyak 6.675 personel diterjunkan untuk mengawal jalannya demonstrasi di sejumlah titik strategis ibu kota.

Personel yang disiagakan terdiri atas unsur Polri, TNI, serta Dinas Perhubungan (Dishub). Mereka ditempatkan di berbagai lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa, antara lain kawasan Gedung DPR/MPR RI, Monumen Nasional (Monas), Bundaran Hotel Indonesia (HI), hingga sekitar Gedung Badan Gizi Nasional (BGN).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” ujar Budi dalam keterangannya kepada wartawan.

Selain menjaga keamanan peserta aksi, aparat juga berupaya memastikan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi demonstrasi tetap berjalan normal. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional menyesuaikan perkembangan di lapangan guna mengurangi kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan yang terdampak.

Hingga aksi berlangsung, aparat keamanan mengimbau seluruh peserta demonstrasi untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan mematuhi aturan yang berlaku. Masyarakat yang akan melintas di kawasan sekitar titik aksi juga diminta mengantisipasi kemungkinan rekayasa lalu lintas dan mencari jalur alternatif apabila diperlukan.

Demonstrasi mahasiswa kali ini kembali menjadi sorotan publik karena berlangsung di tengah meningkatnya kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Sejumlah kelompok mahasiswa menegaskan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi yang dijamin oleh konstitusi, sekaligus upaya mendorong pemerintah untuk lebih responsif terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Berita Terkait

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan
Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja
Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup
Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa
Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG
BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari
KPK Bongkar Dugaan Suap Smart Board di Muara Enim, Seret Bupati dan ASN BPK

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:55 WITA

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:47 WITA

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:41 WITA

Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WITA

BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:57 WITA

Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:41 WITA

Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WITA

BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Berita Terbaru

Sport & Esport

Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026

Senin, 29 Jun 2026 - 16:50 WITA