Iran Sebut 1.322 Warga Sipil Tewas dalam Serangan AS-Israel

- Admin

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar  – Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amir Saeid Iravani, menyatakan sebanyak 1.322 warga sipil tewas akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan Iravani kepada sejumlah jurnalis di markas PBB di New York, Jumat (6/3/2026). Ia mengatakan selain korban jiwa, ribuan warga Iran lainnya juga mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Menurut Iravani, serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel disebut menyasar wilayah sipil. Sementara itu, ia menegaskan bahwa Iran saat melakukan serangan balasan hanya menargetkan fasilitas militer.

Ia juga menyatakan Iran tidak pernah bermaksud menyerang kepentingan negara-negara tetangga. Karena itu, pemerintah Iran akan melakukan investigasi internal terkait laporan adanya serangan yang mengenai lokasi nonmiliter.

“Penilaian awal kami menunjukkan beberapa insiden kemungkinan disebabkan gangguan sistem pertahanan Amerika Serikat yang mengalihkan sasaran dari target militer,” kata Iravani.

Dalam kesempatan itu, Iravani juga menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang disebut ingin ikut campur dalam proses pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, menggantikan Ali Khamenei yang dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.

Ia menilai rencana tersebut sebagai bentuk pelanggaran prinsip nonintervensi terhadap urusan dalam negeri suatu negara. Iravani menegaskan pemilihan pemimpin Iran akan berlangsung sesuai konstitusi dan sepenuhnya menjadi keputusan rakyat Iran tanpa campur tangan pihak asing.

Berita Terkait

Sidang Tuntutan Noel di Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Digelar 18 Mei
Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gus Ipul
Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa dan Pengacara Saling Bentak di Ruang Sidang
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan, Menag: Tak Ada Toleransi
PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat
Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding
Sidang Korupsi Chromebook, Ahli Sebut Laporan Audit Hanya Asumsi

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:04 WITA

Sidang Tuntutan Noel di Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Digelar 18 Mei

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:55 WITA

Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gus Ipul

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:52 WITA

Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa dan Pengacara Saling Bentak di Ruang Sidang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:49 WITA

Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan, Menag: Tak Ada Toleransi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:26 WITA

Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:20 WITA

Sidang Korupsi Chromebook, Ahli Sebut Laporan Audit Hanya Asumsi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Berita Terbaru