Mufasyahnews.com, Bone – Perum Bulog Kantor Cabang Bone terus mempercepat penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat. Hingga 7 Juni 2026, bantuan tersebut telah diterima oleh 66.573 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau hampir 95 persen dari total sasaran sebanyak 70.445 KPM.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Bone, Andi Iskandar Zulkarnaeng, memastikan ketersediaan stok beras di gudang Bulog dalam kondisi aman. Hingga awal Juni 2026, Bulog Bone mengelola sekitar 81.000 ton beras yang siap digunakan untuk berbagai program pemerintah.
“Stok beras yang kami kelola mencapai sekitar 81.000 ton. Jumlah ini sangat memadai untuk mendukung program bantuan pangan, penyaluran beras SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Kabupaten Bone,” kata Iskandar saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan beras dapat tersalurkan secara tuntas hingga akhir Juni 2026. Percepatan distribusi tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menekan potensi kenaikan harga beras di tingkat konsumen.
Selain menyalurkan bantuan pangan, Bulog Bone juga mengintensifkan distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai wilayah. Penyaluran dilakukan melalui pasar tradisional, kios pangan, kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), serta jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Iskandar menegaskan, beras SPHP menjadi salah satu instrumen penting pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga beras di masyarakat.
“Beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah agar masyarakat tetap dapat membeli beras dengan harga terjangkau. Karena itu, distribusinya terus kami percepat dan diperluas supaya manfaatnya dirasakan secara merata,” ujarnya.
Bulog Bone juga memastikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersimpan saat ini berada dalam kondisi baik dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap ketersediaan beras. Menurutnya, Bulog bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pemangku kepentingan akan terus menjaga kecukupan pasokan dan kestabilan harga pangan.
“Kami mengajak masyarakat tetap tenang karena stok beras sangat mencukupi. Bulog bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pihak terkait akan terus bekerja memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dan harga beras tetap stabil,” katanya.
Sementara itu, salah seorang penerima bantuan pangan di Kabupaten Bone, Dati, mengaku bantuan beras yang diterimanya sangat membantu kebutuhan keluarga.
“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi kebutuhan sehari-hari sekarang cukup banyak. Bantuan beras ini sangat berarti bagi keluarga kami,” tuturnya.












