Rektor Unhas Jelaskan Alasan Kampus Kelola Dapur MBG

- Admin

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Universitas Hasanuddin menjadi perguruan tinggi pertama yang membangun dan mengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil sebagai upaya memperluas peran kampus, tidak hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menjelaskan bahwa pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dirancang untuk mengintegrasikan tiga pilar utama perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam satu ekosistem terpadu.

Menurutnya, kampus ingin memastikan hasil riset dan keilmuan tidak berhenti di ruang akademik, melainkan dapat diimplementasikan secara langsung. “SPPG ini didorong berbasis kekuatan internal Unhas, termasuk melibatkan para ahli gizi, agar setiap produk tidak hanya berkualitas tetapi juga memenuhi kebutuhan gizi masyarakat,” ujar Jamaluddin, dikutip dari laman resmi Unhas, Kamis (30/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan saat ia meninjau kesiapan SPPG pada 25 Maret 2026.

Lebih lanjut, Jamaluddin menegaskan keterlibatan langsung kampus bertujuan menjadikan program MBG sebagai “laboratorium hidup”. Melalui skema ini, mahasiswa dan dosen dapat terlibat dalam seluruh proses, mulai dari produksi, distribusi, hingga pengembangan inovasi pangan berbasis gizi.

SPPG Unhas dikembangkan melalui Yayasan Metavisi Akademika Nusantara dengan pendekatan terintegrasi dari hulu ke hilir. Rantai pasok mencakup pengolahan bahan baku dari produk unggulan internal hingga penyaluran makanan ke sekolah-sekolah.

“Inisiatif ini merupakan kontribusi kampus agar ilmu pengetahuan benar-benar hadir dan dirasakan masyarakat. Kami ingin bergerak dari hulu ke hilir, dari kampus untuk masyarakat,” kata Jamaluddin.

Berita Terkait

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan
Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja
Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup
BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini
Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa
Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG
BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:47 WITA

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:41 WITA

Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WITA

BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:57 WITA

Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:41 WITA

Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WITA

BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:36 WITA

KPK Bongkar Dugaan Suap Smart Board di Muara Enim, Seret Bupati dan ASN BPK

Berita Terbaru