Mufasyahnews.com, Gowa – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) sukses gelar Sosialisasi di SMPN 3 Bontonompo Kabupaten Gowa, dengan mengusung tema Bahaya Kekerasan Dan Pelecehan Seksual, Sosialisasi ini berlangsung pada Sabtu, 31 Agustus 2024.
Maraknya kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual pada usia remaja merupakan kondisi yang sangat mengkhawatirkan.
Menghadapi fenomena ini, Mahasiswa KKN Angkatan 75 UINAM Posko lima Kecamatan Bontonompo, Desa Bontobiraeng Selatan berinisiatif untuk mengadakan sosialisasi Kekerasan dan Pelecehan Seksual yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi di sekolah tersebut mengenai bahaya Kekerasan dan Pelecehan Seksual dan cara untuk melindungi diri mereka.
Acara ini dibuka dengan sambutan dari wakil kepala sekolah SMPN 3 Bontonompo, Nassaruddin. Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa terimakasihnya kepada mahasiswa KKN UINAM yang telah berdedikasi dalam menyelenggarakan sosialisasi tersebut.
Sosialisasi ini dikhususkan untuk siswa dan siswi kelas IX SMPN 3 Bontonompo. Selama sosialisasi berlangsung para siswa sangat antusias, bahkan ada beberapa siswa yang mengajukan pertanyaan yaitu, Syafira “Apakah sangat penting sosialisasi tentang kekerasan dan Pelecehan seksual untuk di umur SMP?.”
Ahmad Fauzan selaku pemateri menjawab pertanyaan siswa tersebut dengan mengatakan bahwa “Sosialisasi ini sangatlah penting sebagai bentuk pengetahuan awal, karena dimana kita ketahui bahwa sekarang ini marak tentang kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual.
Kegiatan ini mengantisipasi saat kita mengalami atau melihat kasus tersebut, agar kita tahu apa yang harus kita lakukan dan dimana kita dapat melaporkan pelakunya. ”
Mahasiswa KKN angkatan 75 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) Posko lima ini terdiri dari 10 mahasiswa, yang diketuai oleh andi Wildan Khair dan sembilan lainnya yaitu, Nurul Fadita Rahmania, Naura Mutiara Johan, Riska Indah Purnamasari, Aiska Azzahra, Rika Donna Wulandari, Fitra Hijrah, Misliani Nur, Herlina dan Ahmad Fauzan.












