Mufasyahnews.com, Makassar – Ketua Umum Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Pusat, Prof Anang Sujoko, mendorong seluruh program studi (prodi) ilmu komunikasi di lingkup Aspikom Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) untuk berpartisipasi dalam Rakornas & Kongres Luar Biasa ASPIKOM 2026 and The 6th AICCON – International Communication Conference.
Kegiatan ini akan digelar di Padang Sumatera Barat pada 22 – 24 Juli mendatang.
Menurut Anang, KLB tersebut memiliki urgensi strategis, terutama dalam menggagas pengembangan kurikulum ilmu komunikasi, penyempurnaan instrumen akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (Lamspak), serta pembaruan sistem keanggotaan ASPIKOM.
“Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi akademik internasional bagi para peneliti dan praktisi komunikasi untuk berbagi gagasan, hasil riset, serta inovasi di bidang ilmu komunikasi dan ilmu sosial dalam menghadapi transformasi masyarakat di era digital,” ujar Guru Besar Universitas Airlangga tersebut, Rabu (15/4).
Selain KLB konferensi internasional, agenda ini juga dirangkaikan dengan konferensi internasional. Terkait hal itu, Ia mengundang seluruh anggota ASPIKOM dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia hadir dan berpartisipasi dalam agenda strategis organisasi, termasuk penguatan jejaring akademik, pengembangan kurikulum, serta arah kebijakan pendidikan tinggi ilmu komunikasi di Indonesia.
Ia juga menekankan pentingnya peran ASPIKOM di tingkat koordinator wilayah (korwil) untuk memperkuat kolaborasi lintas wilayah.
Menurutnya, kerja sama antarkorwil dapat menjadi ruang berbagi program sekaligus memperkuat pengembangan pendidikan tinggi ilmu komunikasi di Indonesia.
Sementara itu, Ketua ASPIKOM Korwil Sulselbar, Dr Abdul Majid, berharap jajaran pengurus dan prodi komunikasi di wilayahnya dapat lebih aktif dalam berbagai kegiatan organisasi. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas program dan mutu prodi di lingkup ASPIKOM Sulselbar.
Dalam kesempatan silaturahmi tersebut, Anang Sujoko juga menyampaikan dukungannya terhadap Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang tengah menggagas pembukaan program magister (S2) komunikasi. Ia mendorong agar persiapan dokumen pengajuan segera dilakukan secara matang.
Sebagai asesor, Anang menilai kelengkapan borang menjadi kunci dalam proses pengajuan. Ia menyarankan agar dokumen tersebut segera diajukan ke ASPIKOM Pusat guna mendapatkan pendampingan dari tim akreditasi dan asesor, sehingga proses pembukaan program S2 Ilmu Komunikasi di UMI dapat dipercepat.
Dalam silaturahmi ini turut dihadiri Sekretaris Jenderal ASPIKOM Pusat, Dr Alem Febri Soni, Dewan Pakar ASPIKOM Pusat, Dr HM Iqbal Sultan, Wakil Ketua ASPIKOM Sulselbar Muhammad Idris, M.I.Kom, termasuk Dewan pakar ASPIKOM Sulselbar dan bendahara, Dr Hadawiah dan Dr Fyan Andinasari Kuen. Serta dihadiri juga Ketua prodi ilmu komunikasi UMI, Dr Zelfia, Dr Ahdan dan Dr Ani Yuningsih seorang asesor Lamspak dari Universitas Islam Bandung.












