Banser Gelar Aksi Dukungan di Depan KPK Saat Yaqut Jalani Pemeriksaan

- Admin

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com,  Jakarta  – Massa Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mulai berdatangan ke Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis sore, saat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.

Kedatangan massa Banser mulai terlihat sekitar pukul 16.42 WIB. Mereka tiba secara berkelompok menggunakan sepeda motor, mobil, hingga bus dan berkumpul di depan gedung KPK.

Setibanya di lokasi, sejumlah anggota Banser langsung mengambil posisi di sekitar area depan gedung dan menyampaikan orasi sebagai bentuk dukungan kepada Yaqut Cholil Qoumas. Dalam aksi tersebut, sebagian massa terlihat menyingkirkan kawat berduri yang sebelumnya dipasang aparat kepolisian di sekitar area pengamanan.

Petugas kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengawal jalannya aksi. Sementara itu, pihak keamanan menutup gerbang masuk Gedung Merah Putih KPK sebagai langkah pengamanan.

Sebelumnya, Yaqut Cholil Qoumas memenuhi panggilan penyidik KPK untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji. Ia tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 13.05 WIB didampingi tim penasihat hukumnya.

Saat tiba, Yaqut mengenakan kemeja putih dipadukan dengan jaket serta peci hitam. Kepada wartawan, ia menyatakan hadir untuk memenuhi panggilan penyidik sekaligus membantah kabar bahwa dirinya sempat meminta penundaan pemeriksaan.

Berita Terkait

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan
Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja
Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup
BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini
Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa
Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG
BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:55 WITA

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:47 WITA

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:41 WITA

Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WITA

BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:57 WITA

Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:41 WITA

Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WITA

BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Berita Terbaru