Mufasyahnews.com, Bandung – Persib Bandung memilih fokus penuh menghadapi laga terakhir Super League 2025-2026 kontra Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026) sore. Meski hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan gelar juara, tim berjuluk Maung Bandung itu belum membahas perayaan juara.
Pertandingan pekan ke-34 tersebut menjadi laga penentu bagi Persib. Hasil imbang saja sudah cukup untuk mengunci trofi juara sekaligus mencatat sejarah sebagai klub pertama yang mampu menjuarai liga selama tiga musim berturut-turut.
Saat ini, Persib masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 78 poin hingga pekan ke-33. Tim asuhan Bojan Hodak unggul dua angka dari Borneo FC yang berada di posisi kedua.
Situasi tersebut membuat Persib hanya perlu menghindari kekalahan untuk memastikan gelar tetap berada di Bandung. Namun, seluruh pemain dan jajaran pelatih memilih untuk tidak terlena dengan peluang tersebut dan tetap memusatkan perhatian pada pertandingan.
Asisten pelatih Igor Tolic menegaskan hingga kini belum ada pembicaraan mengenai pesta juara di internal tim. Menurutnya, Persib masih harus menuntaskan pekerjaan di laga terakhir musim ini.
“Tak ada pembahasan terkait perayaan juara. Masih ada 90 menit lagi,” ujar Igor usai memimpin sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (19/5/2026), seperti dikutip dari situs resmi klub.
Selama menunggu kembalinya Bojan Hodak, Igor mengambil alih persiapan tim dengan menitikberatkan latihan pada aspek teknis dan taktis. Ia ingin memastikan para pemain tampil maksimal saat menghadapi Persijap.
Program latihan Persib diawali dengan sesi pemulihan kondisi fisik pemain. Setelah itu, skuad Maung Bandung menjalani latihan bertahan, situasi bola mati, hingga penyelesaian serangan.
“Selanjutnya latihan bertahan, set piece, menyerang dan lain-lain. Kami hanya fokus dengan bagaimana permainan kami,” kata Igor.
Laga kontra Persijap diprediksi berlangsung ketat mengingat Persib membawa misi besar untuk memastikan gelar juara di hadapan pendukung sendiri. Dukungan penuh Bobotoh di Stadion GBLA diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi Marc Klok dan rekan-rekannya untuk menutup musim dengan hasil positif.












