Mufasyahnews.com, Jakarta – Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, berpeluang mencatat sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di ajang Liga Champions Eropa (UCL). Kesempatan itu terbuka setelah klubnya, Lille OSC, memastikan finis di posisi ketiga klasemen akhir Liga Prancis (Ligue 1) musim 2025/2026.
Hasil tersebut membuat Lille berhak lolos langsung ke fase utama Liga Champions musim 2026/2027 bersama juara liga Paris Saint-Germain dan runner-up RC Lens.
Kepastian Lille tampil di Liga Champions didapat meski mereka kalah 0-2 dari AJ Auxerre pada laga pekan terakhir. Namun, hasil tersebut tetap menguntungkan Les Dogues setelah pesaing mereka, Olympique Lyonnais, tumbang 0-4 dari Lens.
Di akhir musim, Lille mengoleksi 61 poin dan menempati posisi ketiga klasemen. Sementara PSG finis sebagai juara dengan 76 poin, sedangkan Lens berada di posisi kedua dengan 70 poin. Lyon yang mengumpulkan 60 poin masih memiliki peluang tampil di Liga Champions melalui jalur kualifikasi.
Calvin Verdonk bergabung dengan Lille pada awal musim 2025/2026 setelah didatangkan dari klub Belanda, NEC Nijmegen. Berdasarkan data Transfermarkt, bek kiri berusia 28 tahun itu tampil dalam 26 pertandingan di semua kompetisi musim ini.
Rinciannya, Verdonk memainkan 18 pertandingan di Ligue 1, tujuh laga Liga Europa, serta satu pertandingan di Coupe de France. Dari seluruh penampilannya, ia mencatatkan satu assist saat Lille menghadapi PAOK FC di Liga Europa.
Apabila tidak ada perubahan besar dalam skuad Lille musim depan, peluang Verdonk tampil di Liga Champions semakin terbuka lebar. Hal itu sekaligus berpotensi mengukir sejarah baru bagi sepak bola Indonesia di level klub Eropa.
Sementara itu, sejumlah pemain diaspora Timnas Indonesia lainnya belum mampu menyamai pencapaian Verdonk pada musim ini.
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengakhiri musim di papan tengah Liga Italia bersama US Sassuolo Calcio. Nasib serupa dialami Emil Audero yang masih berjuang di zona degradasi bersama US Cremonese.
Di Jerman, Kevin Diks bersama Borussia Mönchengladbach menutup musim Bundesliga di posisi ke-12.
Sementara di Belanda, Maarten Paes yang memperkuat AFC Ajax finis di peringkat kelima dan hanya mendapatkan tiket ke UEFA Conference League musim depan. Adapun Mees Hilgers bersama FC Twente mengakhiri musim di posisi keempat dan lolos ke babak kualifikasi Liga Europa.












