Mahasiswa LP3I Makassar Menjadi Korban Penyerangan OTK Seusai Nonton Konser

- Admin

Minggu, 18 Agustus 2024 - 21:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa korban penyerangan oleh OTK seusai nonton konser

Mahasiswa korban penyerangan oleh OTK seusai nonton konser

Mufasyahnews.com, Makassar – Mahasiswa Politeknik LP3I Makassar mengalami peristiwa nahas yang menjadi korban penyerangan brutal Orang Tidak Dikenal (OTK) sepulang menonton konser band lokal, Kapal Udara, di halaman Phinisi Point (Pipo) Mall pada Sabtu (17/08/24) malam.

Peristiwa ini melibatkan tiga mahasiswa yang menjadi korban atas insiden tersebut, yakni Anugerah, Yusri, dan Gifari, diserang oleh sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) yang menggunakan senjata tajam jenis parang.

Menurut keterangan yang diterima, insiden ini terjadi saat ketiganya hendak pulang dari konser tersebut. Dalam perjalanan pulang tanpa diduga mereka mendapat serangan secara tiba-tiba secara membabi buta oleh para orang tidak dikenal (OTK).

Akibat serangan ini, ketiganya mengalami luka-luka serius, dalam kasus ini Anugerah mengalami kondisi paling parah yang menerima luka tikaman tangan kiri yang membuat tulangnya retak,, Anugerah masih belum sadarkan diri usai menjalani operasi darurat, Minggu (18/08/24).

Kampus telah memberikan pernyataan atas insiden tersebut, Kepala Bagian Kemahasiswaan Politeknik LP3I Makassar, Delukman, yang akrab disapa Luke, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kejadian ini.

“Kami sangat menyesalkan insiden ini. Kami meminta seluruh mahasiswa untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Mariso dan berharap mereka bertindak cepat dan tegas,” tegas Luke.

Tidak hanya dari pihak kampus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) LP3I Makassar juga menyampaikan rasa prihatinnya. Mereka mendesak pihak kepolisian untuk segera melakukan pencarian dan menindak tegas para pelaku yang wajahnya sudah diketahui oleh saksi di lokasi kejadian.

Hingga saat ini, Polsek Mariso telah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengejar para pelaku yang diduga terlibat dalam serangan ini.

Keamanan di sekitar lokasi kejadian juga telah diperketat guna mencegah terulangnya insiden serupa. Warga dihimbau untuk tetap tenang dan melaporkan segala informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.

Berita Terkait

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi
BPBD Makassar Siapkan 1.000 Tandon Air Hadapi Ancaman Kekeringan El Nino 2026
Bursa Ketua Golkar Sulsel Mengerucut, Dua Nama Kantongi Restu DPP
Konsolidasi Internal Belum Rampung, Musda Golkar Sulsel Kembali Tertunda
Jelang May Day, Polrestabes Makassar Libatkan 1.200 Personel Gabungan
Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Lepas 331 Calon Jemaah Haji Makassar 1447 H

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WITA

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:30 WITA

BPBD Makassar Siapkan 1.000 Tandon Air Hadapi Ancaman Kekeringan El Nino 2026

Kamis, 30 April 2026 - 16:51 WITA

Bursa Ketua Golkar Sulsel Mengerucut, Dua Nama Kantongi Restu DPP

Kamis, 30 April 2026 - 16:46 WITA

Konsolidasi Internal Belum Rampung, Musda Golkar Sulsel Kembali Tertunda

Kamis, 30 April 2026 - 08:16 WITA

Jelang May Day, Polrestabes Makassar Libatkan 1.200 Personel Gabungan

Kamis, 30 April 2026 - 08:06 WITA

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Kamis, 30 April 2026 - 08:03 WITA

Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Rabu, 29 April 2026 - 16:51 WITA

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Lepas 331 Calon Jemaah Haji Makassar 1447 H

Berita Terbaru

Sport & Esport

Laga Pramusim Chelsea vs AC Milan Siap Guncang GBK Agustus Mendatang

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:08 WITA

Nasional

Rektor Unhas Jelaskan Alasan Kampus Kelola Dapur MBG

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:55 WITA