Ketua LMP Maros Tolak Terlibat dalam Konsolidasi Granat, Sebut Gerakan Bermuatan Politis

- Admin

Senin, 23 September 2024 - 20:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beredar undangan konsolidasi yang ditujukan kepada berbagai organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Maros, yang diinisiasi oleh Muhammad Bakri, Ketua Gerakan Anti Narkoba (Granat) Maros.

Beredar undangan konsolidasi yang ditujukan kepada berbagai organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Maros, yang diinisiasi oleh Muhammad Bakri, Ketua Gerakan Anti Narkoba (Granat) Maros.

Mufasyahnews.com, Makassar – Beredar undangan konsolidasi yang ditujukan kepada berbagai organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Maros, yang diinisiasi oleh Muhammad Bakri, Ketua Gerakan Anti Narkoba (Granat) Maros. Dalam undangan tersebut, Bakri menyerukan penolakan terhadap Suhartina Bohari sebagai Pejabat Sementara (Pj) Bupati Maros, dengan alasan dugaan penyalahgunaan narkoba berdasarkan hasil tes BNN Sulsel yang menunjukkan positif amphetamin dan methamphetamin.

Namun, undangan ini menuai tanggapan dari Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Maros, Alfian Palaguna. Alfian dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak akan terlibat dalam gerakan tersebut karena menganggapnya tendensius dan sarat muatan politik. Ia menilai gerakan ini tidak objektif karena hanya merujuk pada hasil tes dari BNN Sulsel tanpa mempertimbangkan hasil pembanding dari BNN DKI Jakarta, yang menyatakan Suhartina negatif dari indikasi penyalahgunaan narkoba.

“Publik sudah tahu bahwa ada dua hasil tes yang berbeda. BNN Sulsel menyatakan positif, namun hasil BNN DKI Jakarta yang sah secara hukum menyatakan negatif. Tidak ada yang membantah hasil tes BNN DKI, yang mengonfirmasi bahwa Suhartina tidak terindikasi menyalahgunakan narkotika,” kata Alfian.

Alfian juga mengkritik seruan Bakri untuk melakukan rehabilitasi atau proses hukum terhadap Suhartina, yang menurutnya adalah tindakan politis dan tidak masuk akal. “Bagaimana mungkin rehabilitasi dilakukan jika hasil pemeriksaan terbaru dari BNN DKI Jakarta menunjukkan tidak ada indikasi penyalahgunaan narkotika?” ujarnya.

Alfian juga mengingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh gerakan yang dinilainya ditunggangi oleh kepentingan politik. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga kondusivitas menjelang Pilkada Kabupaten Maros dan tidak membiarkan isu-isu semacam ini memicu ketegangan di masyarakat.

“Ini gerakan yang jelas-jelas bermuatan politik, apalagi publik sudah mengetahui latar belakang Bakri dan sepak terjangnya dalam kontestasi politik di Maros. Gerakan ini nampak bertujuan untuk menggagalkan Suhartina sebagai Penjabat Sementara Bupati,” tegasnya.

Alfian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga pilkada yang damai dan tidak terlibat dalam gerakan-gerakan politis yang dapat memicu instabilitas keamanan.

“Mari kita jaga ketenangan dan tidak terlibat dalam provokasi yang bisa merusak suasana pilkada,” pungkas Alfian.

Berita Terkait

Eks Wakil Kepala BGN Serahkan 26 Nama ke Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG
Kelangkaan Solar Kembali Terjadi di Makassar, Antrean Truk dan Bus Mengular di SPBU
Kasus Skincare Ilegal Mira Hayati, Denda Rp1 Miliar Resmi Dilunasi Keluarga
Bank Sampah Unit Jadi Program Baru Pemkot Makassar Tekan Volume Sampah
Munafri: Hadiah 100 Juta RT Terbaik untuk Kepentingan Warga, Bukan Pribadi Pengurus
Pelemahan Nilai Rupiah Picu Kenaikan Harga Elektronik di Makassar
Makassar Hasilkan 1.036 Ton Sampah per Hari, Pemkot Perkuat Kolaborasi Penanganan
Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:29 WITA

Eks Wakil Kepala BGN Serahkan 26 Nama ke Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:25 WITA

Kelangkaan Solar Kembali Terjadi di Makassar, Antrean Truk dan Bus Mengular di SPBU

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:21 WITA

Kasus Skincare Ilegal Mira Hayati, Denda Rp1 Miliar Resmi Dilunasi Keluarga

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:14 WITA

Bank Sampah Unit Jadi Program Baru Pemkot Makassar Tekan Volume Sampah

Senin, 8 Juni 2026 - 16:27 WITA

Pelemahan Nilai Rupiah Picu Kenaikan Harga Elektronik di Makassar

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WITA

Makassar Hasilkan 1.036 Ton Sampah per Hari, Pemkot Perkuat Kolaborasi Penanganan

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WITA

Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:14 WITA

5.502 Jamaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah pada Fase Gelombang Kedua

Berita Terbaru