Kajian Online di Tiktok, Bantu Anak Muda Lebih Dekat dengan Agama

- Admin

Sabtu, 22 Maret 2025 - 18:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Intan Adliah Has
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI

Mufasyahnews.com, Makassar – Media sosial saat ini bukan hanya tempat hiburan, tapi juga menjadi ruang belajar, termasuk dalam memahami agama. Salah satu tren yang semakin berkembang adalah kajian Islam di tiktok, di mana ceramah singkat dari para ustadz sering muncul di FYP dan menarik perhatian banyak orang, terutama anak muda.

Beberapa ustadz populer seperti Habib Husein Ja’far, Ustadz Hanan Attaki, dan Gus Baha sering membagikan ceramah dalam video singkat yang santai dan mudah dicerna oleh anak muda. Tak jarang, video-video ini mengundang diskusi di kolom komentar.

“Kak, tolong dijawab ya. Kalau semisalnya kita ketiduran tapi waktu sudah 05.53, itu kita harus tetap menunaikan atau menggantinya di hari berikutnya?” tanya seorang pengguna tiktok bernama Auleea di salah satu video kajian. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sering muncul, dan biasanya langsung dijawab oleh ustadz atau pengguna lain yang punya pemahaman lebih.

Dari satu pertanyaan sederhana, rasa ingin tahu pun berkembang. Banyak orang akhirnya mencari lebih banyak informasi, baik dengan menonton video lain, membaca sumber yang lebih dalam, atau bahkan mengikuti kajian secara langsung. Algoritma tiktok juga membantu kita menampilkan lebih banyak ceramah dari ustadz yang sama, membuat pengguna tiktok makin akrab dengan dakwah digital.

Bahkan, tak sedikit yang akhirnya tertarik untuk menghadiri kajian langsung setelah sering melihat ceramah di tiktok. Misalnya, acara Sharing Time Ustadz Hanan Attaki yang akan digelar di Dalton Hotel Makassar pada 27 Juli 2025. Banyak yang awalnya hanya melihat dakwahnya dari video pendek berdurasi 1 menit, lalu akhirnya merasa ingin belajar lebih banyak dengan datang langsung ke kajian tersebut.

Dakwah digital kini menjadi bagian dari keseharian. Dengan mencari tagar yang diinginkan, ceramah bisa dinikmati kapan saja dan di mana saja. Yang terpenting, bagaimana kita memanfaatkan media sosial untuk terus belajar dan mendekatkan diri kepada ilmu yang bermanfaat.

Berita Terkait

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan
Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja
Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup
BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini
Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa
Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG
BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari
KPK Bongkar Dugaan Suap Smart Board di Muara Enim, Seret Bupati dan ASN BPK

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:47 WITA

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:41 WITA

Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WITA

BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:57 WITA

Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:41 WITA

Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WITA

BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:36 WITA

KPK Bongkar Dugaan Suap Smart Board di Muara Enim, Seret Bupati dan ASN BPK

Berita Terbaru