Prabowo Masih Negosiasikan Penurunan Tarif Impor AS, DPR Minta Pemerintah Siapkan Mitigasi

- Admin

Rabu, 16 Juli 2025 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal belum puas atas penurunan tarif impor barang Indonesia ke Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen. Ia secara berseloroh menyatakan bahwa dirinya baru akan puas jika tarif tersebut diturunkan menjadi 0 persen.

“Ya, kalau puas ya 0 persen,” kata Prabowo saat ditemui di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Prabowo mengungkapkan, proses perundingan dengan Presiden AS Donald Trump berlangsung alot, namun akhirnya mencapai kesepakatan.
“Saya bicara dengan Presiden Donald Trump, alhamdulillah juga perundingan alot akhirnya ada kesepakatan,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa kedua pihak sama-sama memahami kepentingan masing-masing negara.
“Kita memahami kepentingan-kepentingan mereka, mereka memahami kepentingan kita dan kita sepakati sekarang tarifnya dari 32 diturunkan jadi 19,” jelasnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa dirinya masih terus melakukan negosiasi agar tarif bisa lebih rendah.
“Saya tetap nego, saya katakan beliau ini seorang negosiator yang cukup keras juga,” kata Prabowo.

Sementara itu, Presiden Donald Trump pada Selasa (15/7/2025) mengungkapkan bahwa kesepakatan penurunan tarif tersebut disertai dengan komitmen Indonesia untuk membeli produk dari AS. Kesepakatan tersebut mencakup pembelian energi senilai 15 miliar dolar AS, produk pertanian senilai 4,5 miliar dolar AS, serta pembelian 50 unit pesawat Boeing.

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa pembelian pesawat Boeing dilakukan untuk memperkuat maskapai nasional Garuda Indonesia.

“Iya memang kita kan perlu untuk membesarkan Garuda ya. Garuda adalah kebanggaan kita. Garuda adalah flag carrier nasional,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk memperkuat Garuda dibutuhkan pesawat baru, dan Boeing dinilai memiliki kualitas yang baik.
“Pesawat Boeing juga cukup bagus. Kita juga tetap dari Airbus ya. Jadi akhirnya terjadi apa pertemuan dua kepentingan,” kata Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia masih membutuhkan sejumlah komoditas impor, seperti BBM, gas, kedelai, dan gandum.
“Jadi akhirnya kita bisa dapat suatu titik pertemuan,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, meminta pemerintah untuk melakukan negosiasi ulang terkait penetapan tarif 19 persen tersebut. Menurutnya, meskipun penurunan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen patut diapresiasi, dampaknya tetap perlu dikaji secara mendalam.

“Kami di banggar dan pemerintah sudah sepakat untuk membuat mitigasi. Karena mitigasi harus disiapkan,” ujar Said di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Ia juga mendorong pemerintah agar memperluas pasar ekspor ke negara-negara nontradisional guna mengurangi ketergantungan pada pasar utama seperti AS.

“Apa pun yang terjadi dengan tarif sepihak, kita harus punya mitigasi desain kebijakannya ke depan. Kami sudah minta pemerintah untuk segera membuat itu semua,” tegas politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Berita Terkait

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan
Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja
Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup
BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini
Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa
Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG
BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari
KPK Bongkar Dugaan Suap Smart Board di Muara Enim, Seret Bupati dan ASN BPK

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:47 WITA

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:41 WITA

Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WITA

BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:57 WITA

Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:41 WITA

Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WITA

BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:36 WITA

KPK Bongkar Dugaan Suap Smart Board di Muara Enim, Seret Bupati dan ASN BPK

Berita Terbaru