Prabowo Tegaskan Siap Tanggung Jawab Penuh Soal Kereta Cepat Whoosh

- Admin

Selasa, 4 November 2025 - 13:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto meminta agar polemik mengenai proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh tidak diperpanjang. Ia menegaskan telah mempelajari persoalan tersebut dan siap menanggung seluruh tanggung jawab atasnya.

“Tidak perlu khawatir atau meributkan soal Whoosh. Saya sudah pelajari, tidak ada masalah. Saya yang akan bertanggung jawab terhadap semuanya,” ujar Prabowo saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).

Prabowo menjelaskan, pemerintah tidak semestinya menghitung untung dan rugi dalam penyediaan layanan publik, karena hal tersebut juga menjadi praktik umum di berbagai negara.

“Kita tidak hitung-hitungan untung rugi untuk pelayanan rakyat. PT KAI dan semua pihak tidak perlu cemas, yang penting masyarakat kita terlayani,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh sarana transportasi, termasuk Whoosh, merupakan bagian dari pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab negara.

“Pada akhirnya, tanggung jawab itu berada di tangan Presiden Republik Indonesia. Jadi sekarang, saya yang bertanggung jawab atas Whoosh,” kata Prabowo menutup pernyataannya.

Berita Terkait

Soroti Pernyataan Menko Pangan, Abdul Faisal Minta Pemerintah Hormati Kewenangan Daerah
Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”
Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat
Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran
BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina
Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Soroti Pernyataan Menko Pangan, Abdul Faisal Minta Pemerintah Hormati Kewenangan Daerah

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:48 WITA

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup

Senin, 9 Maret 2026 - 20:49 WITA

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”

Senin, 9 Maret 2026 - 19:03 WITA

Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat

Senin, 9 Maret 2026 - 18:11 WITA

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 15:05 WITA

BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WITA

Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 15:07 WITA

Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Berita Terbaru