Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup

- Admin

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta  – Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, untuk pertama kalinya menyampaikan pesan ke publik setelah resmi menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada awal konflik besar yang kini meluas di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataannya, Mojtaba Khamenei menyerukan persatuan nasional masyarakat Iran di tengah situasi perang yang sedang berlangsung. Ia juga menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup sebagai bentuk tekanan terhadap pihak yang dianggap memusuhi Iran.

Mojtaba Khamenei bahkan mengeluarkan peringatan langsung kepada Amerika Serikat terkait kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah.

“Semua pangkalan AS di kawasan harus segera ditutup atau akan diserang,” kata Mojtaba Khamenei dalam pernyataannya yang dikutip dari Al Jazeera.

Meski demikian, ia menyebut Iran tetap membuka hubungan persahabatan dengan negara-negara tetangganya. Namun, menurutnya, serangan terhadap instalasi militer Amerika Serikat akan terus berlanjut sebagai bagian dari perlawanan terhadap tekanan terhadap Iran.

Ia juga menyatakan bahwa sejumlah kelompok bersenjata di kawasan akan terlibat dalam konflik tersebut. Kelompok di Yaman disebut akan memainkan peran penting, sementara kelompok bersenjata di Irak juga dinilai siap memberikan dukungan.

Dalam pidato yang sama, Khamenei menyampaikan apresiasi kepada militer Iran yang dinilainya berhasil menjaga keutuhan negara di tengah serangan dari luar.

“Saya ingin berterima kasih kepada para pejuang pemberani yang melakukan pekerjaan besar pada saat negara kita berada di bawah tekanan dan diserang,” ujarnya.

Ia menegaskan Iran akan terus melanjutkan perlawanan dalam menghadapi tekanan militer dari pihak luar.

Latar Belakang Kepemimpinan Baru

Mojtaba Khamenei ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi Iran setelah ayahnya, Ali Khamenei, meninggal dunia dalam serangan yang terjadi di Teheran pada 28 Februari lalu. Ali Khamenei diketahui memimpin Iran selama 37 tahun.

Serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel tersebut terjadi pada tahap awal konflik besar yang kini meluas di Timur Tengah. Beberapa anggota keluarga Khamenei juga dilaporkan turut menjadi korban dalam serangan tersebut.

Setelah kematian pemimpin tertinggi tersebut, Dewan Ahli Iran pada Minggu mencapai kesepakatan untuk menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai penerusnya.

Berita Terkait

Sidang Tuntutan Noel di Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Digelar 18 Mei
Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gus Ipul
Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa dan Pengacara Saling Bentak di Ruang Sidang
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan, Menag: Tak Ada Toleransi
PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat
Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding
Sidang Korupsi Chromebook, Ahli Sebut Laporan Audit Hanya Asumsi

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:04 WITA

Sidang Tuntutan Noel di Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Digelar 18 Mei

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:55 WITA

Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gus Ipul

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:52 WITA

Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa dan Pengacara Saling Bentak di Ruang Sidang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:49 WITA

Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan, Menag: Tak Ada Toleransi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:26 WITA

Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:20 WITA

Sidang Korupsi Chromebook, Ahli Sebut Laporan Audit Hanya Asumsi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Berita Terbaru