Adnan Purichta Ichsan Harap Gowa Peringkat Tiga Terbaik PPD 2024 di Indonesia

- Admin

Senin, 25 Maret 2024 - 13:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Gowa menjadi satu-satunya perwakilan kabupaten di Sulawesi Selatan yang berhasil masuk sepuluh besar kabupaten di seluruh Indonesia pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2024

Pemerintah Kabupaten Gowa menjadi satu-satunya perwakilan kabupaten di Sulawesi Selatan yang berhasil masuk sepuluh besar kabupaten di seluruh Indonesia pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2024

Mufasyahnews.com, Gowa – Pemerintah Kabupaten Gowa menjadi satu-satunya perwakilan kabupaten di Sulawesi Selatan yang berhasil masuk sepuluh besar kabupaten di seluruh Indonesia pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2024 yang diselenggarakan oleh Bappenas RI.

Atas capaian itu, Pemerintah Kabupaten Gowa masuk ketahapan selanjutnya (kedua) yakni wawancara dan verifikasi lapangan oleh tim penilai terkait Inovasi Proksi Rumah Produktif yang dipercaya mampu jadi solusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan sejalan dengan tema rencana kerja pemerintah tahun 2024 yakni mempercepat transformasi ekonomi yang inklusi dan berkelanjutan di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (25/03/2024).

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengungkapkan presentasi ini merupakan tahap kedua setelah dirinya melakukan presentasi beberapa waktu lalu untuk menentukan daerah yang mewakili provinsi Sulawesi Selatan, dimana Pemkab Gowa menghadirkan inovasi Proksi Rumah Produktif sebagai upaya pemulihan perekonomian untuk mencetak usahawan baru dan meningkatkan kompetensi pelaku UMKM yang telah ada.

“Alhamdulillah kita menjadi satu-satunya daerah di Sulsel yang masuk 10 besar kabupaten terbaik di Indonesia untuk penghargaan ini. Kami bersama stakeholders terkait selalu bekerja memberikan yang terbaik untuk Gowa, Sulsel bahkan Indonesia secara keseluruhan. Sehingga jika tahun lalu Gowa bisa masuk rangking empat nasional dari 416 kabupaten se-Indonesia, diharapkan tahun ini bisa masuk rangking tiga besar,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Gowa itu memaparkan terkait Inovasi Proksi Rumah Produktif ini yang merupakan inovasi baru. Dimana rumah produktif ini sebagai pusat informasi, konsultasi dan pelatihan UMKM serta menjadi sebuah ekosistem bisnis model pemberdayaan UMKM dari hulu ke hilir dengan pendekatan masalah dan kebutuhan pelaku UMKM.

“Inovasi Rumah Produktif ini telah dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Gowa dan 167 desa/kelurahan yang didalamnya merupakan IKM binaan Dinas Perdastri, UMKM binaan Dinas Koperasi, serta Kampung Rewako dan BUMDes binaan Dinas PMD yang berproduksi secara simultan,” kata Adnan.

Lanjutnya, pada tahun 2021 fungsi Rumah Produktif dijalankan oleh Dinas Perdastri dan Dinas Koperasi dan UMKM sebagai pusat informasi, konsultasi dan pelatihan bagi pelaku IKM/UMKM. Tahun 2022 dibuatlah penguatan melalui Rencana Aksi Rumah Produktif 2022-2024.

Selanjutnya, tahun 2023 layanan Rumah Produktif melalui Klinik UMKM di Pos Pelayanan Publik di 9 Kecamatan dan pada tahun 2024 pelayanan Rumah Produktif dialihkan dalam Mal Pelayanan Publik yang dilengkapi Ruang Pelatihan UMKM.

“Kehadiran inovasi yang ditujukan bagi pelaku UMKM ini memiliki dampak positif, kenaoa kita ajukan ini pada penilaian PPD karena sangat erat hubungannya dengan pertumbuhan ekonomi kita. Alhamdulillah berkat ini kita mampu mengembalikan pertumbuhan ekonomi Gowa menjadi lebih baik yaitu di tahun 2022 kita 4,59 persen dan kembali naik menjadi 5,82 persen pada tahun 2023,” sebutnya.

Sementara Tim Penilai Independen, Avianti Fontana mengaku dirinya melihat inisiatif dan karya pembangunan yang baik dari Kabupaten Gowa melalui Inovasi Proksi Rumah Produktif ini. Menurutnya inovasi tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami dari tim penilai melihat inisiatif yang luar biasa dan inovatif dari Kabupaten Gowa yang tadi sudah disampaikan dengan detail. Salah satu poin yang tadi diangkat adalah inovasi ini dimana kami melihat peluang besar untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat  karena dilibatkannya para pelaku usaha mikro kecil hingga desainnya khususnya dalam program inovatif rumah produktif ini,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga tertarik dengan program beasiswa yang dihadirkan oleh Pemkab Gowa, sehingga dirinya berharap nantinya mampu ditautkan dengan rumah produktif ini yang akan berkontribusi bagi peningkatan keunggulan daya saing.

“Kami juga tertarik melihat program beasiswa bagi para pemuda dari kabupaten Gowa baik itu untuk belajar di luar Sulawesi Selatan maupun yang belajar di Sulawesi Selatan. Ini menjadi bagian penting dan perlu ditautkan dengan rumah produktif sehingga kontribusinya bagi peningkatan keunggulan daya saing usaha mikro kecil atau sampai dengan mikro kecil menengah UMKM itu semakin nyata,” tambhanya.

Lebih lanjut, Avianti menyebut lenilaian di tahap kedua ini terdiri dari dua bagian besar yakni penilaian dalam format FGD (hari ini) dengan bupati, SKPD terkait dan non Pemda dari masyarakat, komunitas, Universitas, media bisnis, termasuk UMKM untuk mendengar  pandangan dan pengalaman pada karya-karya Pembangunan Daerah Kabupaten Gowa termasuk.

“Hari ini kita FGD sekaligus tanya jawab, besok akan mengunjungi lapangan melihat apa-apa yang sudah dipaparkan pada hari ini dan wujud nyatanya seperti apa di lapangan,” jelasnya.

Pada tahap kedua penilaian PPD ini turut diikuti Wakil Bupati Gowa, Abdu Rauf Malaganni, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Abdul Karim Dania dan Para Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.

Berita Terkait

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan
Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja
Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup
BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini
Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa
Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG
BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:55 WITA

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:47 WITA

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:41 WITA

Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WITA

BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:57 WITA

Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:41 WITA

Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WITA

BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Berita Terbaru