Mufasyahnews.com, Makassar – Antrean kendaraan terjadi di SPBU Desa Tocina, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, pada Selasa (24/3/2026), seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode arus balik Lebaran.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, antrean dipicu oleh lonjakan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di jalur lintas Wajo–Bone yang merupakan salah satu rute utama pergerakan warga. Tingginya aktivitas pengisian dalam waktu bersamaan menyebabkan antrean kendaraan meluas hingga keluar area SPBU.
Sales Branch Manager Sulsel II Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, memastikan bahwa ketersediaan BBM di lokasi tersebut dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan.
“Tidak ada kendala suplai di SPBU. Antrean terjadi akibat peningkatan kebutuhan selama arus balik, apalagi lokasi SPBU berada di jalur yang cukup padat. Kami akan menyesuaikan penambahan pasokan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Ridho.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berlangsung lebih merata.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina terus melakukan pemantauan intensif terhadap penyaluran BBM serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU guna memastikan pelayanan tetap optimal. Penambahan suplai dilakukan secara bertahap untuk mengurai antrean dan menjaga kelancaran distribusi di titik dengan permintaan tinggi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa optimalisasi distribusi menjadi prioritas utama dalam menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat.
“Pertamina memastikan pasokan tetap tersedia dan distribusi berjalan lancar, terutama di jalur dengan mobilitas tinggi. Penyesuaian suplai dilakukan secara dinamis agar kebutuhan masyarakat terpenuhi,” kata Lilik.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan konsumsi BBM secara bijak serta melakukan pengisian di SPBU resmi guna mendapatkan harga sesuai ketentuan dan kualitas produk yang terjamin.
Pertamina turut mengajak masyarakat berperan aktif menjaga ketertiban distribusi energi. Jika ditemukan kendala layanan atau indikasi pelanggaran, masyarakat dapat melaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan energi melalui penguatan distribusi, pengawasan operasional, serta koordinasi dengan berbagai pihak, agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di seluruh wilayah.












