Dana KUR Selamatkan Petani dari Rentenir

- Admin

Rabu, 3 Januari 2024 - 15:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pertanian dinilai sangat membantu dan menyelamatkan para petani dari rentenir

Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pertanian dinilai sangat membantu dan menyelamatkan para petani dari rentenir

Mufasyahnews.com, Gowa – Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pertanian dinilai sangat membantu dan menyelamatkan para petani dari rentenir. Termasuk bagi petani kentang, markisa, dan bawang merah di Kabupaten Gowa.

Ketua Kelompok Tani Biring Romang, Rizal, mengaku, selama ini para petani mengandalkan pinjaman dari para rentenir dengan bunga yang cukup tinggi perbulannya, sebagai modal saat memasuki musim tanam. Sementara, KUR ini bunganya hanya 6 persen dalam setahun. Untuk itu, KUR betul-betul jadi solusi permodalan bagi petani kentang, markisa maupun komoditi pertanian lainnya.

“Kami selama ini kalau pakai pinjaman dari orang (rentenir) biasa tidak bisa kami bayar. Bagus kalau bantuan KUR karena dalam satu hektare itu kurang lebih Rp60 juta modalnya. Kalau kita ambil yang bukan KUR, susah juga kembalinya nanti,” ungkap Rizal di hadapan Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, saat kunjungan kerja di Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Rabu (03/01/2024).

Kelompok Tani Biring Panting, Desa Erelembang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Nasir berharap program KUR tersebut dapat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Kita sangat mengharapkan KUR bagaimana kedepannya supaya masyarakat kita di kampung ini, bisa juga maju dibanding dengan daerah lain,” harapnya.

Ia menyampaikan terimakasih kepada Pj Gubernur Sulsel yang berkenan datang di daerahnya, dan langsung melakukan penanaman kentang bersama para kelompok tani di Kecamatan Tinggimoncong.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Sulsel sudah datang di kampung kami ini untuk memberikan berbagai macam masukan,” ucapnya.

Berita Terkait

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi
BPBD Makassar Siapkan 1.000 Tandon Air Hadapi Ancaman Kekeringan El Nino 2026
Bursa Ketua Golkar Sulsel Mengerucut, Dua Nama Kantongi Restu DPP
Konsolidasi Internal Belum Rampung, Musda Golkar Sulsel Kembali Tertunda
Jelang May Day, Polrestabes Makassar Libatkan 1.200 Personel Gabungan
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Lepas 331 Calon Jemaah Haji Makassar 1447 H
Pemkot Makassar Adopsi Konsep Blok M untuk Hidupkan Kembali Pasar Sentral
Pemkot Makassar Gelar Uji Kompetensi Calon Pimpinan Baznas 2026–2031

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WITA

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:30 WITA

BPBD Makassar Siapkan 1.000 Tandon Air Hadapi Ancaman Kekeringan El Nino 2026

Kamis, 30 April 2026 - 16:51 WITA

Bursa Ketua Golkar Sulsel Mengerucut, Dua Nama Kantongi Restu DPP

Kamis, 30 April 2026 - 16:46 WITA

Konsolidasi Internal Belum Rampung, Musda Golkar Sulsel Kembali Tertunda

Kamis, 30 April 2026 - 08:16 WITA

Jelang May Day, Polrestabes Makassar Libatkan 1.200 Personel Gabungan

Rabu, 29 April 2026 - 16:51 WITA

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Lepas 331 Calon Jemaah Haji Makassar 1447 H

Minggu, 26 April 2026 - 22:37 WITA

Pemkot Makassar Adopsi Konsep Blok M untuk Hidupkan Kembali Pasar Sentral

Minggu, 26 April 2026 - 22:18 WITA

Pemkot Makassar Gelar Uji Kompetensi Calon Pimpinan Baznas 2026–2031

Berita Terbaru