Di Balik Busana Mewah Jamaah Haji Sulsel, Ada Perjalanan Panjang dan Pengorbanan

- Admin

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Pemandangan jamaah haji asal Sulawesi Selatan yang pulang dengan busana adat dan penampilan istimewa kembali terlihat saat kedatangan Kloter 5 asal Kabupaten Gowa di Asrama Haji Sudiang, Jumat (5/6/2026). Tradisi ini telah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Bugis-Makassar dalam menyambut kepulangan dari Tanah Suci.

Sejumlah jamaah tampak mengenakan pakaian adat terbaik dengan hiasan bordir dan payet. Bahkan, ada jamaah yang memakai busana bernuansa emas dengan biaya jahitan mencapai Rp8 juta. Sebagian lainnya telah menyiapkan pakaian khusus jauh sebelum berangkat menunaikan ibadah haji.

Fenomena tersebut kerap memunculkan beragam tanggapan. Tidak sedikit yang menilai penampilan mewah saat pulang haji sebagai sesuatu yang berlebihan dan bertentangan dengan nilai kesederhanaan yang diajarkan dalam ibadah haji.

Namun, bagi sebagian masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya suku Bugis-Makassar, mengenakan busana terbaik saat kembali dari Tanah Suci bukan sekadar soal penampilan. Tradisi itu menjadi bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan kepada keluarga dan kerabat yang telah menunggu kepulangan mereka.

Banyak calon jamaah haji harus menanti belasan hingga puluhan tahun untuk mendapatkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci. Selama masa penantian itu, tidak sedikit keluarga yang menabung secara bertahap, bahkan menjual aset atau menggadaikan perhiasan demi mewujudkan impian berhaji.

Karena itu, momen kepulangan sering dianggap sebagai puncak perjalanan panjang yang penuh pengorbanan. Mengenakan pakaian terbaik menjadi simbol kebahagiaan atas keberhasilan menunaikan rukun Islam kelima dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat.

Tradisi tersebut juga memiliki akar budaya yang kuat. Dalam masyarakat Bugis-Makassar, berbagai peristiwa penting lazim dirayakan dengan mengenakan busana terbaik sebagai simbol penghormatan. Kebiasaan itu terlihat dalam pesta pernikahan, acara syukuran, hingga penyambutan tamu kehormatan. Kepulangan dari ibadah haji pun dipandang sebagai salah satu momentum paling mulia dalam kehidupan seseorang.

Meski demikian, nilai budaya tersebut tetap perlu ditempatkan secara proporsional. Kemegahan pakaian dan banyaknya oleh-oleh tidak boleh mengaburkan makna utama ibadah haji.

Pada akhirnya, keberhasilan berhaji tidak diukur dari kemewahan yang dikenakan saat pulang, melainkan dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke tengah masyarakat. Haji sejatinya menjadi perjalanan spiritual yang melahirkan kesabaran, kejujuran, kerendahan hati, serta akhlak yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Paparkan Enam Program Kerja Pertanian dan Teknologi Tepat Guna di Banyorang 1
Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Gelombang 116 Sampaikan Program Kerja dalam Seminar Awal di Desa Bola Bulu
5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Sidang Praperadilan Bahtiar Baharuddin Masuki Babak Akhir, Putusan Dibacakan Hari Ini
Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
Video Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah Beredar, Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
Semarak Piala Dunia 2026, Kepala TVRI Sulsel Hadiri Nobar Guna Perkuat Silaturahmi Antarinstansi
Wakil Ketua II DPRD Makassar Anwar Faruq Hadiri Car Free Day “Polri untuk Masyarakat” Peringati HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:03 WITA

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Paparkan Enam Program Kerja Pertanian dan Teknologi Tepat Guna di Banyorang 1

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:23 WITA

Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Gelombang 116 Sampaikan Program Kerja dalam Seminar Awal di Desa Bola Bulu

Senin, 29 Juni 2026 - 16:42 WITA

Sidang Praperadilan Bahtiar Baharuddin Masuki Babak Akhir, Putusan Dibacakan Hari Ini

Senin, 29 Juni 2026 - 16:38 WITA

Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:45 WITA

Video Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah Beredar, Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:42 WITA

Semarak Piala Dunia 2026, Kepala TVRI Sulsel Hadiri Nobar Guna Perkuat Silaturahmi Antarinstansi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:27 WITA

Wakil Ketua II DPRD Makassar Anwar Faruq Hadiri Car Free Day “Polri untuk Masyarakat” Peringati HUT Bhayangkara ke-80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:06 WITA

Wali Kota Makassar Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Ajak Perkuat Sinergi dengan Polri

Berita Terbaru