Empat Negara Asing Pasang Stand di Festival F8 Makassar, Kenalkan Budaya Hingga Peluang Beasiswa

- Admin

Minggu, 27 Agustus 2023 - 19:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan stand mengisi pagelaran seni, budaya dan hiburan Makassar International Eight Festival and Forum

Puluhan stand mengisi pagelaran seni, budaya dan hiburan Makassar International Eight Festival and Forum

Mufasyahnews.com, Makassar – Puluhan stand mengisi pagelaran seni, budaya dan hiburan Makassar International Eight Festival and Forum (F8) yang terbagi kedalam 4 zona.

Tidak hanya diisi oleh booth Dinas Pemkot Makassar, kerajinan dari UMKM, serta kuliner lokal dan nasional. Tapi juga diramaikan oleh booth negara asing.

Sebanyak empat negara asing berpartisi memasang stand negaranya di Festival F8 Makassar, tepatnya di depan pintu masuk main stage Zona 3 Anjungan Pantai Losari.

Empat negara tersebut diantaranya Jepang, Perancis, Australia, dan India. Masing-masing menawarkan konsultasi dan informasi mulai dari beasiswa seluruh tingkat pendidikan, budaya, sejarah, hingga makanan khas negaranya.

Konsulat Jenderal Jepang, Ohashi Koichi, menuturkan dirinya bangga mendapatkan kesempatan di Festival F8 ini, apalagi dirinya melihat mayoritas pengunjung selama empat hari adalah pemuda-pemudi.

Hal itu memberinya kesempatan untuk dapat mengenalkan negara jepang lebih dalam. Ohashi mengungkapkan dirinya pribadi menyasar para pelajar yang sebagai anak muda yang memiliki rasa ingin tahu.

“Saya sangat senang mendapat kesempatan ini, sasaran saya khususnya untuk kaum muda siswa dan mahasiswa, saya senang kebanyakan yang datang siswa-siswi, tadi saya ajar menulis kanji dan permainan Jepang,” katanya.

Berbagai konsultasi ditawarkannya diantaranya konsultasi beasiswa Pemerintah Jepang, Budaya jepang seperti kaligrafi kanji dan permainan tradisional kendama hingga wisata jepang.

“Tugas saya sebagai konsulat untuk memperkenal budaya jepang kepada masyarakat makassar, informasi apa saja, ini kesempatan baik bagi saya di F8,” jelasnya.

Sejalan dengan Ohashi, Konsulat Jenderal Australia Alex Stephens, menjelaskan kehadiran booth negaranya sebagai tempat bagi masyarakat di Makassar khususnya pelajar, untuk menjawab seluruh pertanyaaan tentang Negara Australia.

Alex menuturkan, Australia sebagai negara tetangga seringkali didatangi oleh Pelajar Indonesia yang masih minim informasi di sektor tertentu.

Dia pun berterima kasih kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang telah mengundangnya berpartisipasi di Festival F8 ini.

“Kadang-kadang ada orang Indonesia ke Australia, dan banyak juga yang belum kenal Australia, mereka sangat penasaran seperti makanan australia juga informasi beasiswa kami. Negara Australia sahabat Indonesia, terima kasih Pak Danny,” tutur Alex.

Australia sendiri menawarkan beragam informasi mulai dari informasi beasiswa dari Pemerintah Australia, informasi tourism, serta gratis coba kue lamington kue khas Australia. Alex bahkan senantiasa berdiri di depan temannya menyapa ramah pelajar mulai dari tingkat SD hingga Mahasiswa.

Lanjut dua negara lainnya ialah Prancis, yang menyediakan layanan gratis konsultasi pendidikan dan beasiswa Prancis, gratis makanan khas Perancis, dan ruangan foto booth ala majalah fashion yang menggambarkan Perancis sebagai pusat fashion dunia.

Serta informasi wisata negara India, bahan makanan pokok India yaitu little miller. Pernak pernik, turban, jenis cendramata hingga buku tebal berupa enskilopedia yang berisi seluruh informasi umum Negara India.

Berita Terkait

Sidang Tuntutan Noel di Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Digelar 18 Mei
Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gus Ipul
Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa dan Pengacara Saling Bentak di Ruang Sidang
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan, Menag: Tak Ada Toleransi
PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat
Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding
Sidang Korupsi Chromebook, Ahli Sebut Laporan Audit Hanya Asumsi

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:04 WITA

Sidang Tuntutan Noel di Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Digelar 18 Mei

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:55 WITA

Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gus Ipul

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:52 WITA

Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa dan Pengacara Saling Bentak di Ruang Sidang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:49 WITA

Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan, Menag: Tak Ada Toleransi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:26 WITA

Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:20 WITA

Sidang Korupsi Chromebook, Ahli Sebut Laporan Audit Hanya Asumsi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Berita Terbaru