Hari Pertama Bertugas, Pj. Gubernur Sulsel Sampaikan Poin-poin Prioritasnya

- Admin

Kamis, 7 September 2023 - 13:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar tiba di Makassar, Rabu, 6 September 2023. Pertama kali menginjakkan kaki di Kantor Gubernur Sulsel

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar tiba di Makassar, Rabu, 6 September 2023. Pertama kali menginjakkan kaki di Kantor Gubernur Sulsel

Mufasyahnews.com, Makassar – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar tiba di Makassar, Rabu, 6 September 2023. Pertama kali menginjakkan kaki di Kantor Gubernur Sulsel, Bahtiar disambut oleh para pejabat lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel dengan Tari Padduppa. Ia juga langsung meninjau ruang kerjanya yang terletak di lantai dua gedung utama.

Bahtiar mengungkapkan, ada delapan hal yang akan menjadi prioritasnya selama menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulsel. Pertama, memastikan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang hari H pencoblosannya pada 14 Pebruari 2024 mendatang berjalan dengan baik.

“Bulan depan, sudah mulai tahapan Pemilu. Tanggal 10 Oktober, sudah mulai pendaftaran Calon Presiden, tanggal 3 November sudah ada Daftar Caleg Tetap atau DCT,” kata Bahtiar kepada wartawan.

“Dan sampai saat ini saya juga masih merangkap sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, yang menyusun dan mengawal regulasi tentang Kepemiluan di Indonesia. Jadi saya harus pastikan kesiapan dari penyelenggara Pemilu, KPU, Bawaslu dan instansi terkait lainnya yang mendukung Pemilu, harus kita pastikan semua siap. Siap dari sisi SDM-nya, siap dari sisi alat dan anggarannya,” ujarnya.

Untuk memastikan semua berjalan dengan baik, Bahtiar akan langsung melakukan konsolidasi dengan mitra kerja, yakni DPRD Sulsel. “Hari ini saya mau sowan ke mitra kerja hari ini DPRD, karena penyelenggaraan pemerintahan daerah itu adalah gubernur dan DPRD. Jadi kita dengan DPRD itu adalah satu kesatuan, makanya agenda pertama saya adalah bersilaturahmi dengan pimpinan DPRD. Jadi kekuasaan itu bukan hanya ada di eksekutif, tapi juga legislatif,” jelasnya.

Prioritas kedua, sambungnya, adalah memastikan kesiapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Tahun ini harus mulai disiapkan anggarannya, karena tahapannya dimulai tahun ini.

“Kita siapkan anggarannya tahun ini berapa, tahun depan berapa,” imbuhnya.

Ketiga, adalah pengendalian inflasi. Selaku Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar akan memastikan inflasi dalam kendali, dan 21 kebutuhan pokok tersedia di masyarakat.

“Ini menjadi tantangan tersendiri karena di Sulsel ini kan ada wilayah kepulauan dan infrastrukturnya cukup menantang. Tidak semua daerah juga sumber daya alamnya bisa menghasilkan sayur-sayuran seperti tomat, cabe, bawang, dan bahan-bahan pokok yang mempengaruhi tingkat inflasi daerah. Indonesia sekarang tingkat pengendalian inflasinya terbaik dan Sulsel juga termasuk terbaik selama ini, bahkan Kabupaten Bulukumba nomor dua terbaik se-Indonesia. Penanganan inflasi harus dipastikan berjalan dengan baik,” terangnya.

Selanjutnya adalah soal stunting. Bahtiar Baharuddin menegaskan, harus dipastikan anggarannya ada dan dikerjakan serta terkelola dengan baik. “Saya katakan kepada Pak Sekda ada aplikasi pengelolaan stunting di Indonesia, kalau bisa diduplikasi saja itu supaya kita bisa dideteksi seluruh penduduk Sulawesi Selatan yang hamil. Karena soal stunting ini berhubungan dengan penanganan di dua tahun pertama, sebaiknya menggunakan aplikasi. Termasuk soal gizi buruk jangan sampai ada di daerah kita yang busung lapar. Kita harus pastikan tidak boleh ada seperti itu karena kita Sulawesi Selatan adalah daerah yang kaya,” tegasnya.

Penanganan kemiskinan ekstrem dan ketahanan pangan, juga menjadi prioritas Pj Gubernur Sulsel. Khususnya penanganan dampak El Nino, yang akan sangat berpengaruh pada ketahanan pangan.

“Kata BMKG,  cuaca kita tidak terlalu bagus karena faktor El Nino. Apa solusinya kalau kekeringan di banyak tempat? Air itu kan cuma dua sumbernya dari bawah tanah dan dari atas. Jangan sampai kekeringan di masyarakat, apalagi untuk menanam.  Kalau dari atas tentunya kita harus rekayasa alam. Kalau memang El Nino ini berkepanjangan harus dilakukan rekayasa cuaca,” bebernya.

Bahtiar menambahkan, prioritas lainnya adalah soal stabilitas daerah, tentu terkait politik dan keamanan. “Hal-hal lain akan kita bicarakan selanjutnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Eks Wakil Kepala BGN Serahkan 26 Nama ke Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG
Kelangkaan Solar Kembali Terjadi di Makassar, Antrean Truk dan Bus Mengular di SPBU
Kasus Skincare Ilegal Mira Hayati, Denda Rp1 Miliar Resmi Dilunasi Keluarga
Bank Sampah Unit Jadi Program Baru Pemkot Makassar Tekan Volume Sampah
Munafri: Hadiah 100 Juta RT Terbaik untuk Kepentingan Warga, Bukan Pribadi Pengurus
Pelemahan Nilai Rupiah Picu Kenaikan Harga Elektronik di Makassar
Makassar Hasilkan 1.036 Ton Sampah per Hari, Pemkot Perkuat Kolaborasi Penanganan
Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:29 WITA

Eks Wakil Kepala BGN Serahkan 26 Nama ke Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:21 WITA

Kasus Skincare Ilegal Mira Hayati, Denda Rp1 Miliar Resmi Dilunasi Keluarga

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:14 WITA

Bank Sampah Unit Jadi Program Baru Pemkot Makassar Tekan Volume Sampah

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:54 WITA

Munafri: Hadiah 100 Juta RT Terbaik untuk Kepentingan Warga, Bukan Pribadi Pengurus

Senin, 8 Juni 2026 - 16:27 WITA

Pelemahan Nilai Rupiah Picu Kenaikan Harga Elektronik di Makassar

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WITA

Makassar Hasilkan 1.036 Ton Sampah per Hari, Pemkot Perkuat Kolaborasi Penanganan

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WITA

Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:14 WITA

5.502 Jamaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah pada Fase Gelombang Kedua

Berita Terbaru

Nasional

BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Jumat, 12 Jun 2026 - 17:38 WITA