Mufasyahnews.com, Makassar – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Makassar untuk masa bakti 2026–2030. Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) yang berlangsung di Hotel Lynt Makassar, Rabu (24/6/2026).
Supratman terpilih setelah menjadi satu-satunya calon yang mengikuti proses penjaringan. Seluruh tahapan Muskotlub berlangsung tertib dan kondusif hingga forum menetapkannya sebagai ketua umum secara aklamasi.
Sebanyak 15 klub bola voli di Kota Makassar yang memiliki hak suara memberikan dukungan penuh kepada Supratman. Kesepakatan bulat dari seluruh peserta menjadi dasar penetapan kepemimpinannya untuk empat tahun ke depan.
Muskotlub turut dihadiri Ketua KONI Makassar Ismail, jajaran pengurus PBVSI Sulawesi Selatan, pengurus dan fungsionaris PBVSI Kota Makassar, serta sejumlah tokoh dan senior olahraga di daerah.
Dalam sambutan usai terpilih, Supratman menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh insan bola voli di Kota Makassar untuk bersinergi dalam memajukan olahraga voli.
“Fokus kami ke depan adalah memperkuat pembinaan usia dini, meningkatkan kompetisi yang berkelanjutan, dan mendorong lahirnya atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Supratman.
Selain itu, ia berkomitmen membangun tata kelola organisasi PBVSI Makassar yang profesional, transparan, dan inklusif agar mampu mengakomodasi seluruh komunitas bola voli di Kota Makassar.
Ketua KONI Makassar, Ismail, mengapresiasi pelaksanaan Muskotlub yang berjalan lancar. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan prestasi bola voli Makassar sehingga tetap menjadi salah satu cabang olahraga unggulan di Kota Daeng.
Sebelum terpilihnya ketua definitif, roda organisasi PBVSI Makassar dipimpin oleh Prof. Dr. Nukhrawi Nawir sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua. Selama masa transisi tersebut, stabilitas organisasi tetap terjaga hingga proses Muskotlub berhasil menetapkan ketua umum secara kuorum dan sesuai ketentuan organisasi.












