Jokowi Tegaskan Tak Ada ‘Matahari Kembar’, Hanya Presiden Prabowo​

- Admin

Selasa, 22 April 2025 - 17:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali menegaskan bahwa tidak ada isu ‘matahari kembar’ dalam pemerintahan saat ini.

Ia menyatakan bahwa satu-satunya pemimpin negara adalah Presiden Prabowo Subianto.”Mengenai matahari kembar, enggak ada yang namanya matahari kembar.

Matahari itu hanya satu, yaitu Presiden Prabowo Subianto, sudah, jelas,” ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, pada Senin (21/4/2025).

Pernyataan ini disampaikan Jokowi untuk meredam spekulasi yang muncul setelah sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih mengunjungi kediamannya di Solo dalam rangka silaturahmi Lebaran.

Jokowi menegaskan bahwa kunjungan tersebut murni sebagai bentuk silaturahmi dan tidak memiliki agenda politik tertentu.”Apa yang salah? Silaturahmi di hari Lebaran kan sangat baik kepada siapapun, ya, enggak ada matahari kembar,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, juga membantah adanya praktik ‘matahari kembar’ di pemerintahan.

Ia menyatakan bahwa pertemuan menteri-menteri Kabinet Merah Putih dengan Jokowi adalah silaturahmi yang wajar dilakukan pada masa Lebaran.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran menterinya untuk semakin merapatkan di tengah munculnya isu ‘matahari kembar’.

Arahan tersebut disampaikan melalui sambungan telepon kepada Menko PM Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pada Minggu (20/4/2025) malam.

Dalam pertemuan terpisah di Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (22/4/2025), Jokowi juga bertemu dengan tiga mantan menterinya: Whisnutama, Budi Karya Sumadi, dan Teten Masduki.

Pertemuan tersebut disebut sebagai pertemuan dengan kawan lama dan tidak membahas isu politik.

Dengan pernyataan tegas dari Jokowi dan klarifikasi dari pihak Istana, diharapkan isu ‘matahari kembar’ tidak lagi menjadi polemik yang dapat mengganggu stabilitas pemerintahan saat ini.

Berita Terkait

Soroti Pernyataan Menko Pangan, Abdul Faisal Minta Pemerintah Hormati Kewenangan Daerah
Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”
Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat
Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran
BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina
Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Soroti Pernyataan Menko Pangan, Abdul Faisal Minta Pemerintah Hormati Kewenangan Daerah

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:48 WITA

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup

Senin, 9 Maret 2026 - 20:49 WITA

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”

Senin, 9 Maret 2026 - 19:03 WITA

Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat

Senin, 9 Maret 2026 - 18:11 WITA

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 15:05 WITA

BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WITA

Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 15:07 WITA

Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Berita Terbaru