KJRI Sydney Imbau WNI Waspada Usai Penembakan Massal di Pantai Bondi

- Admin

Senin, 15 Desember 2025 - 14:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Foto: Associated Press/Mark Baker

Foto: Associated Press/Mark Baker

Mufasyahnews.com, Makassar  – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney mengeluarkan peringatan kewaspadaan bagi warga negara Indonesia (WNI) di Australia menyusul insiden penembakan massal di kawasan Pantai Bondi, Sydney, New South Wales, pada Ahad waktu setempat.

Melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, pemerintah Indonesia menyatakan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi intensif dengan otoritas keamanan Australia.

“KJRI Sydney mengimbau WNI di wilayah New South Wales untuk meningkatkan kewaspadaan, menjauhi lokasi kejadian, serta mematuhi arahan aparat setempat,” demikian pernyataan tertulis Kemlu RI yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (15/12).

Kemlu menegaskan, hingga kini belum ada laporan resmi yang menyebutkan adanya WNI menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Otoritas Australia juga belum mengumumkan identitas maupun kewarganegaraan para korban.

Sebagai langkah antisipasi, KJRI Sydney membuka layanan darurat bagi WNI yang membutuhkan bantuan atau memiliki informasi terkait insiden ini melalui nomor +61-434-544-478.

Sementara itu, Kepolisian Australia melaporkan jumlah korban tewas bertambah menjadi 12 orang, dengan 29 orang lainnya mengalami luka-luka. Informasi tersebut disampaikan Australian Broadcasting Corporation (ABC). Dari korban meninggal, sembilan di antaranya merupakan warga sipil, sementara satu orang dipastikan sebagai pelaku penembakan. Sejumlah korban luka diketahui merupakan petugas kepolisian yang pertama kali merespons kejadian.

Kepolisian Negara Bagian New South Wales (NSW) menyatakan dua orang telah diamankan. Meski demikian, operasi pengamanan masih berlangsung dan masyarakat diminta menjauhi kawasan Pantai Bondi yang kini ditetapkan sebagai zona steril.

Situasi keamanan semakin diperketat setelah aparat menerima informasi adanya ancaman bom di sekitar lokasi kejadian. Aparat penjinak bom tengah berupaya mengamankan benda yang diduga sebagai alat peledak rakitan.

Penembakan terjadi di bagian utara Pantai Bondi, tepatnya di area Bondi Park Playground. Insiden ini berlangsung bertepatan dengan hari pertama perayaan Hanukkah, saat kegiatan “Chanukah by the Sea” dijadwalkan berlangsung di lokasi tersebut.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyebut insiden ini sebagai peristiwa yang mengejutkan dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban serta keluarga yang ditinggalkan. Pemerintah Australia memastikan penyelidikan masih terus dilakukan guna menjamin keamanan publik dan mengungkap motif di balik kejadian tersebut.

Berita Terkait

TPNPB Klaim Serang Rombongan Freeport di Papua, Satu Prajurit TNI Gugur dan Dua Senjata Dirampas
Pengamat Publik Buka Tabir Ijazah Jokowi, Sensor Dokumen KPU Dibongkar ke Publik
KPK Sita Aset Rp40,5 Miliar Usai Geledah Kantor Bea Cukai dan Rumah Tersangka Kasus Suap Importasi
Polisi Pastikan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tanjung Priok Dalam Kondisi Waras
Diperiksa Polisi, Rocky Gerung Nilai Riset Ijazah Jokowi Sesuai Prosedur Akademik
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Ungkap Dugaan Aliran Dana ke Partai
Polisi Pastikan Reza Oktovian Ada di Lokasi Saat Lula Lahfah Meninggal
Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK Mengenai Kasus Kuota Haji

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:03 WITA

TPNPB Klaim Serang Rombongan Freeport di Papua, Satu Prajurit TNI Gugur dan Dua Senjata Dirampas

Senin, 9 Februari 2026 - 14:12 WITA

Pengamat Publik Buka Tabir Ijazah Jokowi, Sensor Dokumen KPU Dibongkar ke Publik

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:30 WITA

KPK Sita Aset Rp40,5 Miliar Usai Geledah Kantor Bea Cukai dan Rumah Tersangka Kasus Suap Importasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:16 WITA

Polisi Pastikan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tanjung Priok Dalam Kondisi Waras

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:27 WITA

Diperiksa Polisi, Rocky Gerung Nilai Riset Ijazah Jokowi Sesuai Prosedur Akademik

Senin, 26 Januari 2026 - 17:11 WITA

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Ungkap Dugaan Aliran Dana ke Partai

Senin, 26 Januari 2026 - 15:03 WITA

Polisi Pastikan Reza Oktovian Ada di Lokasi Saat Lula Lahfah Meninggal

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:28 WITA

Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK Mengenai Kasus Kuota Haji

Berita Terbaru