Pansus LKPJ DPRD Soroti Anggaran Makassar Half Marathon Rp2,5 Miliar

- Admin

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Program Makassar Half Marathon (MHM) yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar sebesar Rp2,5 miliar menjadi perhatian dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2025 di DPRD Kota Makassar, Rabu (6/5/2026).

Sejumlah anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ meminta Pemerintah Kota Makassar mengevaluasi besaran anggaran kegiatan tersebut. Mereka menilai alokasi dana perlu disesuaikan mengingat MHM juga memperoleh dukungan dari sponsor serta biaya pendaftaran peserta.

Anggota Pansus LKPJ DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, mengatakan pihaknya mendukung penyelenggaraan kegiatan olahraga yang mampu meningkatkan citra dan promosi Kota Makassar. Namun, menurutnya, penggunaan dana APBD dalam jumlah besar harus dikaji kembali agar lebih efektif dan tepat sasaran.

“MHM merupakan kegiatan yang baik untuk Makassar dan kami tentu mendukung event yang membawa nama daerah. Namun, kegiatan ini juga mendapatkan sponsor serta pemasukan dari biaya registrasi peserta, sehingga penggunaan APBD sebesar Rp2,5 miliar perlu menjadi perhatian,” ujarnya dalam rapat pembahasan LKPJ.

Azwar menilai evaluasi penting dilakukan karena masih banyak kebutuhan masyarakat yang dinilai lebih mendesak, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan pelayanan rumah sakit daerah.

“Masih banyak warga yang membutuhkan akses pendidikan dan bantuan biaya pengobatan. Karena itu, jika kegiatan ini tetap dilaksanakan, anggarannya sebaiknya dikurangi atau dinormalisasi. Bahkan bila diperlukan, program ini diberikan catatan khusus untuk dievaluasi secara menyeluruh,” katanya.

Ia juga meminta agar pembahasan mengenai Makassar Half Marathon dimasukkan sebagai salah satu rekomendasi penting dalam laporan akhir Pansus LKPJ DPRD Kota Makassar terhadap pelaksanaan program Pemerintah Kota Makassar.

Pandangan serupa disampaikan Anggota Pansus LKPJ lainnya, Muchlis Misbah. Politisi Partai Hanura itu meminta agar penyelenggaraan MHM dikaji ulang, khususnya terkait manfaat yang dihasilkan bagi pemerintah daerah.

Menurut Muchlis, pemerintah perlu menjelaskan secara terukur kontribusi kegiatan tersebut terhadap pendapatan daerah maupun dampak ekonomi yang dihasilkan, mengingat penyelenggara juga memperoleh pemasukan dari sponsor dan biaya pendaftaran peserta.

“Program MHM yang menggunakan APBD Rp2,5 miliar perlu dievaluasi. Selain ada sponsor, peserta juga membayar biaya registrasi. Jika memang diklaim memberikan kontribusi besar bagi pemerintah kota, maka bentuk kontribusi tersebut harus dijelaskan secara jelas,” ujarnya.

Ia juga menyoroti klaim mengenai meningkatnya tingkat hunian hotel selama pelaksanaan event. Menurutnya, manfaat ekonomi yang disebutkan harus didukung dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai perbandingan, Muchlis menilai anggaran sebesar Rp2,5 miliar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas pendidikan yang memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kalau anggaran sebesar itu dialokasikan ke Dinas Pendidikan, bisa digunakan membangun sekolah bertingkat yang manfaatnya dirasakan hingga puluhan tahun. Jadi bukan berarti program ini tidak baik, tetapi perlu evaluasi agar penggunaan anggaran daerah benar-benar tepat sasaran,” tutupnya.

Berita Terkait

Wali Kota Makassar Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Ajak Perkuat Sinergi dengan Polri
Aset Sitaan Kasus Haji Tajang Diduga Jadi Showroom Mobil Listrik, Kejari Makassar Lakukan Investigasi
Ketua KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL yang Humanis dan Partisipatif di Kota Makassar
Muhammad Nasir Rurung Perkuat Pengawasan Pemerintahan Daerah Melalui Edukasi Pengolahan Sampah Organik di Panakkukang
Piala Dunia 2026 : Portugal Ditahan Imbang RD Kongo 1-1 pada Laga Perdana Grup K
DPRD Kota Makassar Sambut Kunjungan DPRK Yahukimo, Bahas Regulasi Strategis dan Tata Kelola Modern
Literasi Keuangan Jadi Sorotan dalam Seminar PAI dan OJK di Unhas
Tim Pengabdian UNHAS Dorong Penguatan Tata Kelola Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal di Desa Bontomarannu Kepulauan Selayar

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:06 WITA

Wali Kota Makassar Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Ajak Perkuat Sinergi dengan Polri

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:51 WITA

Aset Sitaan Kasus Haji Tajang Diduga Jadi Showroom Mobil Listrik, Kejari Makassar Lakukan Investigasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:39 WITA

Ketua KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL yang Humanis dan Partisipatif di Kota Makassar

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:54 WITA

Muhammad Nasir Rurung Perkuat Pengawasan Pemerintahan Daerah Melalui Edukasi Pengolahan Sampah Organik di Panakkukang

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:02 WITA

Piala Dunia 2026 : Portugal Ditahan Imbang RD Kongo 1-1 pada Laga Perdana Grup K

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:51 WITA

DPRD Kota Makassar Sambut Kunjungan DPRK Yahukimo, Bahas Regulasi Strategis dan Tata Kelola Modern

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:36 WITA

Literasi Keuangan Jadi Sorotan dalam Seminar PAI dan OJK di Unhas

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:50 WITA

Tim Pengabdian UNHAS Dorong Penguatan Tata Kelola Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal di Desa Bontomarannu Kepulauan Selayar

Berita Terbaru