Pj Sekda Sebut Pemprov Bersama DPRD Sepakati Penyesuaian Anggaran Tentang Ranperda Perubahan APBD 2023

- Admin

Jumat, 22 September 2023 - 13:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan penyesuaian anggaran dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan penyesuaian anggaran dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023

Mufasyahnews.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan penyesuaian anggaran dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 yang mengacu pada kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang telah disepakati bersama DPRD Sulawesi Selatan.

Hal itu disampaikan Penjabat Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arsjad dalam membacakan Pengantar Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPRD Sulawesi Selatan, Kamis (21/09/2023).

“Pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 ini dilakukan penyesuaian-penyesuaian yang dipengaruhi oleh perubahan asumsi dan proyeksi baik pada sisi Pendapatan maupun Belanja Daerah yang mengacu pada kondisi terkini maupun adanya perubahan regulasi perundang-undangan diantaranya berkaitan dengan akan dilaksanakannya tahapan Pemilihan Umum,” ucapnya.

Dengan begitu, lanjutnya, Pemprov Sulsel berkomitmen untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik dalam proses pemilihan umum sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat.

Olehnya itu, kata Andi Muhammad Arsjad, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengalokasikan anggaran sebesar 40 persen kepada penyelenggara dan hal tersebut telah dituangkan dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 ini.

Sekaitan dengan gambaran rancangan perubahan APBD yang diajukan Pemprov Sulsel, rencana Perubahan Target Pendapatan Daerah secara kumulatif diproyeksikan sebesar Rp10,13 Triliun lebih yang terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah ditargetkan sebesar Rp. 5,75 Triliun lebih, mengalami penyesuaian sebesar Rp. 44,6 Miliar lebih atau 0,8 persen dari target APBD Pokok lalu.

“Kemudian pada sektor Pendapatan Transfer direncanakan sebesar Rp. 4,36 Triliun lebih, mengalami kenaikan Rp. 44,86 Miliar lebih atau 1,04 persen dari target APBD Pokok, dan pada sektor Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah ditargetkan sebesar Rp11,2 Milyar lebih, komponen ini juga mengalami kenaikan dari target APBD Pokok lalu sebesar Rp. 1,73 Miliar lebih atau 18,24 persen,” ungkapnya.

Andi Muhammad Arsjad menjelaskan, berdasarkan perubahan asumsi dan kebijakan dalam Perubahan APBD tersebut, tentunya berimplikasi terhadap penyesuaian belanja daerah, dimana Prioritas Belanja Daerah masih fokus pada upaya pemulihan ekonomi daerah dalam rangka mendorong akselerasi percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Terkait dengan hal tersebut, ucapnya, maka Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merencanakan target Belanja Daerah dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 yang terdiri dari anggaran untuk Belanja Operasi, Belanja Modal,  Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer dengan total sebesar Rp. 10,116 Triliun lebih.

“Untuk pembiayaan daerah, perlu kami sampaikan bahwa pada penerimaan pembiayaan terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya (SiLPA) sebesar Rp. 119,55 Miliar, dimana hal ini berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan audited,” jelasnya.

Sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan, ungkap Andi Muhammad Arsjad, dialokasikan sebesar Rp. 136,50 Miliar yang digunakan untuk menutup selisih antara Penerimaan Pembiayaan dengan Pengeluaran Pembiayaan yang merupakan Pembayaran Cicilan Pokok Utang sebesar Rp. 134 Miliar serta penyertaan modal kepada BUMD sebesar Rp. 2,5 Miliar.

Dalam kesempatan itu, Andi Muhammad Arsjad mengajak semua jajaran eksekutif dan legislatif untuk bersama-sama menyamakan persepsi dan langkah ke depan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keamanan di Provinsi Sulawesi Selatan dalam menyongsong agenda pesta demokrasi dengan daya dukung APBD yang optimal.

Berita Terkait

Sapi Kurban Mengamuk Masuk Toko Kamera di Bogor, Pegawai dan Pengunjung Panik
Wali Kota Makassar Gelar Open House Iduladha Berlangsung Hangat dan Penuh Kekeluargaan
Walikota dan Ribuan Warga Makassar Padati Karebosi untuk Salat Iduladha 1447 H
Bocah Perempuan 11 Tahun Ditemukan Tewas di Rumah Kosong di Tallo Makassar
Dishub Makassar Siapkan Solusi Jangka Panjang Atasi Truk Ekspedisi Picu Macet di Kota Makassar
Sapi Kurban dari Presiden Prabowo Diarak Meriah Keliling Kabupaten Sidrap
Ratusan Jamaah An-Nadzir di Gowa Salat Idul Adha Hari ini Selasa 26 Mei
Krisis Air Bersih di Kerung-Kerung Belum Teratasi, Warga Keluhkan Suplai PDAM Makassar Tidak Stabil

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sapi Kurban Mengamuk Masuk Toko Kamera di Bogor, Pegawai dan Pengunjung Panik

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:48 WITA

Walikota dan Ribuan Warga Makassar Padati Karebosi untuk Salat Iduladha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:42 WITA

Bocah Perempuan 11 Tahun Ditemukan Tewas di Rumah Kosong di Tallo Makassar

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:23 WITA

Dishub Makassar Siapkan Solusi Jangka Panjang Atasi Truk Ekspedisi Picu Macet di Kota Makassar

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:19 WITA

Sapi Kurban dari Presiden Prabowo Diarak Meriah Keliling Kabupaten Sidrap

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:15 WITA

Ratusan Jamaah An-Nadzir di Gowa Salat Idul Adha Hari ini Selasa 26 Mei

Senin, 25 Mei 2026 - 19:12 WITA

Krisis Air Bersih di Kerung-Kerung Belum Teratasi, Warga Keluhkan Suplai PDAM Makassar Tidak Stabil

Senin, 25 Mei 2026 - 19:09 WITA

Unjuk Rasa Mahasiswa di Lapas Bollangi Memanas, Massa dan Pegawai Lapas Terlibat Kericuhan

Berita Terbaru

Sport & Esport

Barcelona Siapkan Tawaran Menggiurkan untuk Datangkan Julian Alvarez

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:50 WITA