Presiden Prabowo Subianto Dukung Pengusulan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional

- Admin

Kamis, 1 Mei 2025 - 19:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang berlangsung di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan dukungannya terhadap usulan agar aktivis buruh Marsinah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.​

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa dukungan tersebut berawal dari aspirasi yang disampaikan oleh pimpinan organisasi buruh mengenai belum adanya tokoh dari kalangan buruh yang diangkat sebagai Pahlawan Nasional.

Menanggapi hal tersebut, Presiden meminta para pimpinan buruh untuk bermusyawarah dan mengusulkan nama yang layak.​

“Saya tanya, kalian ada saran enggak? Coba kalian berembuk, usulkan pahlawan dari kaum buruh,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya. Menanggapi permintaan tersebut, para pimpinan buruh mengusulkan nama Marsinah.

Presiden pun menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh usulan tersebut, asalkan mendapat kesepakatan luas dari kalangan serikat buruh.​

“Asal seluruh pimpinan buruh mewakili kaum buruh, saya akan mendukung Marsinah menjadi Pahlawan Nasional,” tegas Presiden. ​

Marsinah adalah seorang aktivis buruh yang dikenal gigih memperjuangkan hak-hak pekerja di Indonesia.

Lahir pada 10 April 1969 di Nganjuk, Jawa Timur, ia bekerja sebagai buruh di sebuah pabrik arloji di Sidoarjo.

Marsinah aktif memimpin aksi-aksi untuk menuntut kenaikan upah dan perbaikan kondisi kerja.

Pada awal Mei 1993, ia turut serta dalam mogok kerja bersama rekan-rekannya.

Setelah aktif dalam berbagai aksi tersebut, Marsinah ditemukan meninggal dunia pada 8 Mei 1993. ​

Presiden Prabowo juga menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti tuntutan buruh lainnya, termasuk pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) dan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional.

Ia berharap RUU PPRT dapat disahkan dalam waktu tiga bulan ke depan.

Berita Terkait

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan
Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja
Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup
BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini
Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa
Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG
BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari
KPK Bongkar Dugaan Suap Smart Board di Muara Enim, Seret Bupati dan ASN BPK

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:47 WITA

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:41 WITA

Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WITA

BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:57 WITA

Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:41 WITA

Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WITA

BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:36 WITA

KPK Bongkar Dugaan Suap Smart Board di Muara Enim, Seret Bupati dan ASN BPK

Berita Terbaru