Ricuh di Parlemen Serbia: Oposisi Lempar Granat Asap dan Suar, 3 Legislator Terluka

- Admin

Rabu, 5 Maret 2025 - 17:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar –  Pada Selasa, 4 Maret 2025, sidang Majelis Nasional Serbia di Beograd berubah menjadi kekacauan ketika anggota parlemen dari kubu oposisi melemparkan granat asap dan suar ke dalam ruang sidang.

Insiden ini mengakibatkan setidaknya tiga legislator terluka, salah satunya dalam kondisi serius.

Kericuhan terjadi sekitar satu jam setelah sesi parlemen dimulai, saat anggota parlemen oposisi meniup peluit dan mengangkat spanduk bertuliskan “Serbia telah bangkit agar rezim ini jatuh!”.

Mereka memprotes agenda pemerintah yang dianggap ilegal dan menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Milos Vucevic dan pemerintahannya.

Rekaman video menunjukkan perkelahian antara anggota parlemen dan pelemparan kembang api serta suar.

Media Serbia melaporkan bahwa telur dan botol air juga dilemparkan.

Akibat insiden tersebut, anggota parlemen Jasmina Obradovic dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami stroke dan saat ini berada dalam kondisi serius.

Ketua Parlemen Ana Brnabic menuduh oposisi sebagai “kelompok teroris” dan menyatakan bahwa tindakan mereka memalukan bagi Serbia.

Menteri Pertahanan Bratislav Gasic juga mengecam aksi tersebut, menyebutnya sebagai vandalisme yang mencerminkan agenda politik oposisi.

Di luar gedung parlemen, ratusan pendukung oposisi menggelar aksi diam sebagai bentuk penghormatan kepada 15 korban tewas akibat runtuhnya atap stasiun kereta di Novi Sad pada November lalu, yang memicu gelombang protes antikorupsi di Serbia.

Para pemimpin protes merencanakan aksi besar-besaran di Beograd pada 15 Maret mendatang.

Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengunjungi Jasmina Obradovic di rumah sakit dan menulis di Instagram, “Jasmina akan menang, Serbia akan menang.”

Insiden ini mencerminkan krisis politik yang mendalam di Serbia, dengan oposisi menuntut pembentukan pemerintahan transisi untuk memastikan pemilihan umum yang adil, sementara partai yang berkuasa menolak tuntutan tersebut.

Berita Terkait

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan
Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja
Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup
Kisah Tragis Pekerja Dapur MBG di Makassar, Tewas di Tangan Suami
BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini
Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa
Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG
BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:47 WITA

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:41 WITA

Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup

Senin, 15 Juni 2026 - 18:18 WITA

Kisah Tragis Pekerja Dapur MBG di Makassar, Tewas di Tangan Suami

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WITA

BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:57 WITA

Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:41 WITA

Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WITA

BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Berita Terbaru