Mufasyahnews.com, Makassar – Bursa calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) semakin mengerucut menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Hingga kini, hanya dua nama yang disebut telah mengantongi restu dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, yakni Ilham Arief Sirajuddin dan Andi Ina Kartika Sari.
Plt Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Arif Rosyid, mengungkapkan bahwa penyempitan kandidat ini terjadi setelah kedua nama tersebut dipanggil langsung ke Jakarta oleh Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia.
“Sampai saat ini, kandidat calon Ketua Golkar Sulsel tinggal dua nama, yakni Ilham Arief Sirajuddin dan Andi Ina Kartika Sari,” ujar Arif, Kamis (30/4/2026).
Menurut Arif, hanya kedua figur tersebut yang sejauh ini mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan Bahlil secara khusus. Hal ini menjadi indikator kuat adanya dukungan dari DPP.
Di sisi lain, sejumlah tokoh lain masih berupaya mendapatkan restu dari DPP untuk maju sebagai calon. Pasalnya, Ketua Umum memiliki hak diskresi untuk meloloskan kandidat meskipun tidak sepenuhnya memenuhi persyaratan formal pencalonan.
Meski demikian, Arif memprediksi tidak akan ada tambahan kandidat baru mengingat waktu pelaksanaan Musda yang semakin dekat. “Kemungkinan besar tidak bertambah lagi, tapi keputusan tetap ada di Ketua Umum,” katanya.
Terkait jadwal Musda, Arif menyebut Plt Ketua Golkar Sulsel, Muhidin M Said, masih fokus melakukan konsolidasi internal partai di wilayah Sulsel.
Dalam waktu dekat, Muhidin dijadwalkan melanjutkan agenda konsolidasi di sejumlah daerah zona II Sulsel, meliputi Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Wajo, Bone, Soppeng, Sinjai, hingga Bulukumba. Ia direncanakan tiba di Makassar pada akhir pekan ini sebelum melanjutkan rangkaian kegiatan tersebut.
Konsolidasi ini dinilai penting untuk memperkuat struktur dan soliditas kader menjelang pelaksanaan Musda yang akan menentukan kepemimpinan Golkar Sulsel ke depan.












