Mufasyahnews.com, Makassar – Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tingkat Pemerintah Kota Makassar Tahun 2026 yang digelar di Masjid Rahmatul Ilham, Jumat (30/1/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Peringatan hari besar keagamaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, meningkatkan keimanan, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.
Kehadiran Andi Rahmat Mappatoba mewakili unsur Sekretariat DPRD Kota Makassar sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang memiliki peran penting dalam membangun karakter dan moral masyarakat. Selain menjadi sarana refleksi keagamaan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat pengabdian dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj tidak hanya menjadi pelajaran spiritual, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, kedisiplinan, serta semangat melayani masyarakat sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan.
Suasana peringatan berlangsung penuh kekhusyukan. Jamaah yang hadir mengikuti rangkaian acara dengan tertib, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah keagamaan, hingga doa bersama untuk kemajuan Kota Makassar dan kesejahteraan masyarakatnya.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Pemerintah Kota Makassar berharap nilai-nilai keislaman dapat terus menjadi landasan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, sekaligus memperkuat etika dan profesionalisme aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan warga, sehingga tercipta sinergi yang semakin kuat dalam mendukung pembangunan Kota Makassar yang religius, maju, dan berdaya saing












