Peringati Hari Lingkungan Hidup 2025, Pelindo Bersama Pemkot Makassar Tanam Ribuan Bougenvile

- Admin

Kamis, 5 Juni 2025 - 17:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada hari ini (Kamis, 5 Juni 2025), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menggelar aksi nyata penghijauan dengan melakukan penanaman bougenvile secara serentak di seluruh wilayah kerjanya. Sebanyak 2.500 pohon bougenvile ditanam di Kota Makassar, 5.000 pohon di seluruh wilayah Regional 4, serta mencapai total 40.000 pohon di seluruh wilayah kerja Pelindo di Indonesia. 5 Juni 2025.

Kegiatan penanaman pohon di Makassar dipusatkan di Kawasan Tanjung Bunga dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Ferdi, beserta jajaran, serta Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, didampingi manajemen dan karyawan Pelindo Regional 4. Penanaman dilakukan secara simbolis sekaligus sebagai bentuk komitmen Pelindo dalam mendukung pelestarian lingkungan serta menciptakan ruang hijau di dalam kota.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Ferdi, dalam sambutannya mengapresiasi langkah Pelindo Regional 4 yang secara konsisten berperan aktif dalam isu lingkungan hidup. Dia menilai bahwa program penghijauan seperti ini sangat mendukung program pemerintah kota dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, terutama di kawasan strategis.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi langkah Pelindo yang telah menginisiasi penanaman ribuan bougenvile ini. Pelabuhan adalah pintu gerbang ekonomi, dan menjadi sangat ideal jika dipadukan dengan ruang terbuka hijau. Kami berharap ini menjadi contoh bagi BUMN dan sektor swasta lainnya untuk ikut ambil bagian dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Ferdi.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk mengintegrasikan aspek keberlanjutan lingkungan ke dalam setiap lini operasionalnya.

“Pelindo berkomitmen tidak hanya membangun pelabuhan yang modern dan efisien, tetapi juga yang ramah lingkungan. Penanaman 5.000 pohon secara serentak ini adalah simbol nyata dari semangat Pelindo di wilayah kerja Regional 4 untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup di seluruh Indonesia. Kami ingin menghadirkan pelabuhan yang hijau, teduh, dan estetis, salah satunya melalui bougenvile yang dikenal indah dan tahan terhadap iklim tropis,” ungkap Abdul Azis.

Penanaman bougenvile dipilih bukan tanpa alasan. Selain indah secara visual, tanaman ini relatif mudah dirawat, tahan terhadap cuaca panas, dan dapat tumbuh baik di berbagai kondisi tanah, menjadikannya ideal untuk kawasan pelabuhan yang cenderung memiliki iklim mikro yang keras.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari gerakan kolektif Pelindo dalam menyemarakkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 dengan tema “Hentikan Polusi Plastik” (Ending Plastic Pollution). Serentak di seluruh wilayah kerja Pelindo Regional 4, dilakukan penanaman pohon sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk mewujudkan pelabuhan berkelanjutan (green port) yang berorientasi pada masa depan.

Pelindo Regional 4 berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam menciptakan pelabuhan yang tidak hanya produktif secara ekonomi, namun juga harmonis dengan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Diharapkan juga kegiatan ini dapat menjadi pemantik semangat khususnya bagi insan Pelindo untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan, tidak hanya dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup, tetapi sebagai budaya kerja dan nilai perusahaan yang terus dijaga.

Menutup kegiatan, Executive Director 4 Pelindo Regional 4 bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar beserta jajaran masing-masing secara simbolis melakukan penanaman pohon pertama sebagai bentuk sinergi antara Pelindo dan Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga bumi dan memperkuat ketahanan lingkungan.

Berita Terkait

Aset Sitaan Kasus Haji Tajang Diduga Jadi Showroom Mobil Listrik, Kejari Makassar Lakukan Investigasi
Ketua KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL yang Humanis dan Partisipatif di Kota Makassar
Piala Dunia 2026 : Portugal Ditahan Imbang RD Kongo 1-1 pada Laga Perdana Grup K
Literasi Keuangan Jadi Sorotan dalam Seminar PAI dan OJK di Unhas
Tim Pengabdian UNHAS Dorong Penguatan Tata Kelola Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal di Desa Bontomarannu Kepulauan Selayar
Demo Mahasiswa Kembali Digelar di Makassar, 1.500 Personel Polisi Disiagakan
Mahasiswa dan Pemuda Sulsel Siap Gelar Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Kota Makassar
Baliho Penolakan PSEL Terpasang di Tamalanrea, Warga Soroti Dampak Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:51 WITA

Aset Sitaan Kasus Haji Tajang Diduga Jadi Showroom Mobil Listrik, Kejari Makassar Lakukan Investigasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:02 WITA

Piala Dunia 2026 : Portugal Ditahan Imbang RD Kongo 1-1 pada Laga Perdana Grup K

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:36 WITA

Literasi Keuangan Jadi Sorotan dalam Seminar PAI dan OJK di Unhas

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:50 WITA

Tim Pengabdian UNHAS Dorong Penguatan Tata Kelola Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal di Desa Bontomarannu Kepulauan Selayar

Senin, 15 Juni 2026 - 12:43 WITA

Demo Mahasiswa Kembali Digelar di Makassar, 1.500 Personel Polisi Disiagakan

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WITA

Mahasiswa dan Pemuda Sulsel Siap Gelar Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Kota Makassar

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:07 WITA

Baliho Penolakan PSEL Terpasang di Tamalanrea, Warga Soroti Dampak Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:03 WITA

Unhas Bantah Isu 28 Mahasiswa Diskors Usai Kritik Pengelolaan MBG

Berita Terbaru