Operasi Penertiban Anjal dan Gepeng, Dinsos Makassar Gandeng Satpol PP

- Admin

Selasa, 1 Juli 2025 - 11:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Sebagai bagian dari penegakan ketertiban sosial, Dinas Sosial Kota Makassar bersama Satpol PP BKO Dinsos melaksanakan kegiatan penjangkauan terhadap manusia silver, badut jalanan, dan gelandangan-pengemis di sejumlah titik strategis kota, Senin, 30 Juni 2025.

Dari hasil penjangkauan tersebut, sebanyak 11 individu berhasil diamankan oleh petugas. Mereka terdiri dari 4 manusia silver, 5 badut, dan 2 pengemis yang terjaring saat beraktivitas di jalan umum maupun area lampu lalu lintas.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Muh. Zuhur, sebagai tindak lanjut dari instruksi Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie. Penertiban dilakukan di beberapa titik lampu merah seperti Jalan Sungai Saddang Veteran, Jalan Pengayoman, dan kawasan Gunung Bawakaraeng.

Muh. Zuhur menjelaskan bahwa penertiban ini merupakan bentuk pelaksanaan Peraturan Daerah. Seluruh individu yang diamankan akan dibawa ke UPT Rumah Penampungan dan Trauma Centre milik Dinsos Makassar untuk menjalani pembinaan selama lima hingga sepuluh hari. Pembinaan tersebut mencakup aspek mental, sosial, dan rohani.

Ia juga menambahkan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk respons atas arahan Wali Kota Makassar, yang menekankan perlunya sanksi sosial agar memberikan efek jera, namun tetap dengan pendekatan yang manusiawi.

Sebagai bagian dari proses pemulihan sosial, para penyintas jalanan yang tertangkap nantinya akan dilibatkan dalam program GEMAS AJA, yaitu Gerakan Membersihkan Masjid, Aksesibilitas Pasar, dan Sekolah bersama Anak Jalanan.

Dinas Sosial Kota Makassar berharap dengan hak ini dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib dan aman, sekaligus membuka peluang pemulihan sosial yang lebih menyeluruh bagi para warga binaan.

Berita Terkait

Aset Sitaan Kasus Haji Tajang Diduga Jadi Showroom Mobil Listrik, Kejari Makassar Lakukan Investigasi
Ketua KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL yang Humanis dan Partisipatif di Kota Makassar
Piala Dunia 2026 : Portugal Ditahan Imbang RD Kongo 1-1 pada Laga Perdana Grup K
Literasi Keuangan Jadi Sorotan dalam Seminar PAI dan OJK di Unhas
Tim Pengabdian UNHAS Dorong Penguatan Tata Kelola Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal di Desa Bontomarannu Kepulauan Selayar
Demo Mahasiswa Kembali Digelar di Makassar, 1.500 Personel Polisi Disiagakan
Mahasiswa dan Pemuda Sulsel Siap Gelar Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Kota Makassar
Baliho Penolakan PSEL Terpasang di Tamalanrea, Warga Soroti Dampak Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:51 WITA

Aset Sitaan Kasus Haji Tajang Diduga Jadi Showroom Mobil Listrik, Kejari Makassar Lakukan Investigasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:02 WITA

Piala Dunia 2026 : Portugal Ditahan Imbang RD Kongo 1-1 pada Laga Perdana Grup K

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:36 WITA

Literasi Keuangan Jadi Sorotan dalam Seminar PAI dan OJK di Unhas

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:50 WITA

Tim Pengabdian UNHAS Dorong Penguatan Tata Kelola Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal di Desa Bontomarannu Kepulauan Selayar

Senin, 15 Juni 2026 - 12:43 WITA

Demo Mahasiswa Kembali Digelar di Makassar, 1.500 Personel Polisi Disiagakan

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WITA

Mahasiswa dan Pemuda Sulsel Siap Gelar Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Kota Makassar

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:07 WITA

Baliho Penolakan PSEL Terpasang di Tamalanrea, Warga Soroti Dampak Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:03 WITA

Unhas Bantah Isu 28 Mahasiswa Diskors Usai Kritik Pengelolaan MBG

Berita Terbaru