Mufasyahnews.com, Gowa – Forum Komunikasi Gerakan Pelanjut Sultan Hasanuddin (FKGP-SH) menggelar acara zikir dan doa bersama dalam rangka memperingati Haul ke-355 tahun wafatnya Pahlawan Nasional “Ayam Jantan dari Timur”, Sultan Hasanuddin.
Acara ini berlangsung khidmat di Kompleks Makam Raja-Raja Gowa, Ri Takalassang, Jalan Pallantikang, Somba Opu, Gowa. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Terpilih Majelis Pemangku Adat Tertinggi Kerajaan Gowa (MPAT-KG), Andi Bau Malik Barammamase Karaengta Tukkajannangngang, Ketua Umum FKGP-SH Andi Pangerang Nur Akbar, Sekretaris Umum FKGP-SH, para Bate Salapang, tokoh agama, pemerhati adat, masyarakat, serta para keturunan dan generasi pelanjut Sultan Hasanuddin.
Ketua Umum FKGP-SH, Andi Pangerang Nur Akbar, yang akrab disapa Andi Eang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menanamkan dan menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Sultan Hasanuddin, baik dalam pemerintahan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“VOC Belanda tidak pernah memberi gelar kepada musuh-musuhnya, kecuali kepada satu orang: Sultan Hasanuddin, yang mereka juluki De Haantjes van het Oosten atau Ayam Jantan dari Timur,” ujar Andi Eang.
Ia menambahkan bahwa inti dari kegiatan ini adalah mengajak generasi muda untuk meneladani semangat perjuangan Sultan Hasanuddin dalam mempertahankan kedaulatan bangsanya sebagai Raja Gowa ke-16.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Haul ke-355 Sultan Hasanuddin, Andi Awal Karuwisi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan rutin FKGP-SH.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, donatur, dan pihak yang telah mendukung, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap tahun depan pelaksanaannya dapat lebih baik lagi, dan kami mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari haul ini adalah untuk mengenang jasa-jasa besar Sultan Hasanuddin sebagai pahlawan nasional, sekaligus mempererat silaturahmi antar generasi pelanjut, serta menerapkan nilai-nilai perjuangan dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.












