Gibran Ditugaskan Koordinasikan Isu Strategis Papua, Mendagri: Tak Harus Berkantor di Sana

- Admin

Rabu, 9 Juli 2025 - 08:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka disebut mendapat penugasan untuk mengoordinasikan percepatan pembangunan di Papua serta mengevaluasi berbagai persoalan strategis di wilayah tersebut.

Meski begitu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa Wapres Gibran tidak diwajibkan untuk berkantor langsung di Papua. Penugasan dari Presiden tersebut bersifat koordinatif, bukan eksekutor di lapangan.

“Setahu saya, dalam undang-undang, tugas Wapres itu adalah mengoordinasikan, lebih kepada kebijakan di tingkat atas. Sedangkan pelaksanaan sehari-harinya akan dilakukan oleh Badan Eksekutif,” ujar Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/7/2025).

Tito menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Otonomi Khusus Papua, peran Gibran mirip dengan Wapres sebelumnya, Ma’ruf Amin, yakni mengoordinasikan percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

Adapun pelaksanaan teknis di lapangan nantinya akan menjadi tanggung jawab Badan Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, yang akan ditunjuk langsung oleh Presiden.

“Badan Eksekutif ini nanti akan ditentukan oleh Bapak Presiden. Kepala badan itu akan membentuk struktur, termasuk deputi-deputinya. Tujuannya adalah melakukan evaluasi demi mempercepat pembangunan di Papua,” kata Tito.

Berita Terkait

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”
Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat
Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran
BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina
Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:48 WITA

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup

Senin, 9 Maret 2026 - 20:49 WITA

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”

Senin, 9 Maret 2026 - 19:03 WITA

Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat

Senin, 9 Maret 2026 - 18:11 WITA

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 15:05 WITA

BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WITA

Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 15:07 WITA

Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Senin, 2 Maret 2026 - 13:55 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terbaru