Jelang May Day, Polrestabes Makassar Libatkan 1.200 Personel Gabungan

- Admin

Kamis, 30 April 2026 - 08:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Aparat kepolisian menyiapkan lebih dari 1.200 personel gabungan untuk mengamankan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026 di sejumlah titik strategis dan rawan unjuk rasa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengatakan pengerahan personel dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman dan tertib. “Sekitar 1.200 lebih personel gabungan dari Polda Sulsel akan kami turunkan. Kegiatan akan tersebar di beberapa titik,” ujarnya kepada wartawan, Minggu.

Polisi, lanjut Arya, memberikan ruang bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi selama aksi berlangsung damai dan tidak melanggar hukum. Ia menegaskan aparat siap mengawal jalannya demonstrasi dengan pendekatan pelayanan.

“Kami akan melayani dan mengawal unjuk rasa dengan baik. Para peserta juga sudah menyatakan komitmennya untuk tetap tertib,” kata dia.

Sebagai langkah antisipasi, kepolisian telah menggelar forum group discussion (FGD) bersama sejumlah pihak, termasuk DPRD Sulawesi Selatan, Pemerintah Provinsi, serta perwakilan serikat buruh. Pertemuan tersebut bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama peringatan May Day.

Selain aksi unjuk rasa, sejumlah kegiatan sosial juga direncanakan oleh serikat pekerja. Salah satunya Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang menggelar donor darah dan bakti sosial, serta agenda sosial lainnya dalam waktu dekat.

Untuk aksi 1 Mei, berbagai organisasi buruh disebut tetap akan turun ke jalan. Namun, mereka berkomitmen menjaga ketertiban, seperti tidak membakar ban dan tidak menutup akses jalan secara penuh.

“Mereka sudah menyampaikan akan tertib, tidak ada aksi anarkis, dan tidak menutup jalan sepenuhnya. Kami akan tetap melakukan pengawalan,” ujar Arya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar juga tengah menyiapkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Buruh. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berencana menggelar kegiatan yang melibatkan para buruh di Lapangan Karebosi.

Meski demikian, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan. Jika tidak terlaksana, pengamanan akan difokuskan pada titik-titik aksi seperti flyover dan lokasi tujuan demonstrasi.

“Apapun bentuk kegiatannya, semua akan kami kawal agar berjalan aman dan tertib,” kata Arya menegaskan.

Berita Terkait

Pemkot Makassar Adopsi Konsep Blok M untuk Hidupkan Kembali Pasar Sentral
Pemkot Makassar Gelar Uji Kompetensi Calon Pimpinan Baznas 2026–2031
Aksi 30 Tahun Tragedi Amarah di UMI Makassar Berujung Bentrok
Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar
Munafri Arifuddin: Makassar Berkomitmen Capai Target Pengelolaan Sampah 2029
Munafri Dukung Penuh Mubes IKA Unhas, Makassar Matangkan Persiapan Sambut Alumni
Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar
Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Narkoba di Makassar, Kurir Digaji Rp20 Juta per Kg

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 08:16 WITA

Jelang May Day, Polrestabes Makassar Libatkan 1.200 Personel Gabungan

Minggu, 26 April 2026 - 22:37 WITA

Pemkot Makassar Adopsi Konsep Blok M untuk Hidupkan Kembali Pasar Sentral

Minggu, 26 April 2026 - 22:18 WITA

Pemkot Makassar Gelar Uji Kompetensi Calon Pimpinan Baznas 2026–2031

Jumat, 24 April 2026 - 20:56 WITA

Aksi 30 Tahun Tragedi Amarah di UMI Makassar Berujung Bentrok

Jumat, 24 April 2026 - 14:30 WITA

Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Jumat, 24 April 2026 - 14:20 WITA

Munafri Arifuddin: Makassar Berkomitmen Capai Target Pengelolaan Sampah 2029

Jumat, 24 April 2026 - 14:17 WITA

Munafri Dukung Penuh Mubes IKA Unhas, Makassar Matangkan Persiapan Sambut Alumni

Kamis, 23 April 2026 - 14:09 WITA

Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Kamis, 30 Apr 2026 - 08:06 WITA

Hukum & Kriminal

Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Kamis, 30 Apr 2026 - 08:03 WITA